Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya melakukan edukasi kepada lapisan masyarakat terkait bencana hindrometeorologi banjir, angin kencang, longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang dan banjir rob. Peningkatan tersebut, harus dilakukan karena ada potensi bencana agar masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang. Kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa tapi bagi masyarakat harus selalu waspada.
"Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi harus diwaspadai bersama dan masyarakat selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Berdasarkan prakiran cuaca dari BMKG hujan akan terjadi hingga bulan Februari 2026 dan tim gabungan TNI, Polri, TRC, PUPR, Damkar, Dinas Sosial, Dishub harus selalu siap menjalankan tugas," katanya, Senin (19/1/2026).
Azis mengatakan, tim gabungan harus melakukan koordinasi guna penanganan di lapangan lebih cepat terutamanya longsor, pohon tumbang dan banjir lantaran dapat menyebabkan akses jalan tertutup. Akan tetapi, masyarakat harus diwaspadai dan BPBD akan selalu melakukan edukasi agar masyarakat waspada.
"Secara geografis kontur tanah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya labil hingga mudah longsor lantaran masih banyaknya tebing sepanjang jalan biasanya sering menimbun jalan Provinsi Jabar termasuk jalan Desa, Kecamatan. Kami juga meminta petugas gabungan memantau Sungai Citanduy, Cikidang, Sukaresik dan Sungai Cilangla, Cipatujah ketika hujan deras biasanya meluap merendam rumah hingga persawahan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Kordon Tampomas Putra, Dede Atim Supriadi mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di berbagi daerah selama ini telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Garut melakukan aksi penanaman pohon 1.000 pohon sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan termasuk mengembalikan fungsi lahan agar kembali hijau dan produktif.
"Kami melakukan aksi penanaman 1.000 pohon menjadi langkah awal terutama dalam program pemulihan lingkungan dan ke depan akan merencanakan penanaman sebanyak 2.000 hingga 3.000 pohon. Akan tetapi, penanaman pohon menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap kelestarian alam dan memberikan sarana pemberdayaan bagi masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi mereka tanpa mengesampingkan aspek konservasi lingkungan," pungkasnya. (H-2)
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
BENCANA memang sering hadir tanpa memberikan ruang memilih, tetapi cara manusia meresponsnya selalu lahir dari pilihan moral dan politik.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved