Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Cuaca Ekstrem, BPBD Tasikmalaya: Waspada Potensi Banjir dan Longsor

Kristiadi
19/1/2026 15:44
Cuaca Ekstrem, BPBD Tasikmalaya: Waspada Potensi Banjir dan Longsor
Ilustrasi(MI/KRISTIADI)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya melakukan edukasi kepada lapisan masyarakat terkait bencana hindrometeorologi banjir, angin kencang, longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang dan banjir rob. Peningkatan tersebut, harus dilakukan karena ada potensi bencana agar masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang. Kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa tapi bagi masyarakat harus selalu waspada.

"Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi harus diwaspadai bersama dan masyarakat selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Berdasarkan prakiran cuaca dari BMKG hujan akan terjadi hingga bulan Februari 2026 dan tim gabungan TNI, Polri, TRC, PUPR, Damkar, Dinas Sosial, Dishub harus selalu siap menjalankan tugas," katanya, Senin (19/1/2026).

Azis mengatakan, tim gabungan harus melakukan koordinasi guna penanganan di lapangan lebih cepat terutamanya longsor, pohon tumbang dan banjir lantaran dapat menyebabkan akses jalan tertutup. Akan tetapi, masyarakat harus diwaspadai dan BPBD akan selalu melakukan edukasi agar masyarakat waspada.

"Secara geografis kontur tanah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya labil hingga mudah longsor lantaran masih banyaknya tebing sepanjang jalan biasanya sering menimbun jalan Provinsi Jabar termasuk jalan Desa, Kecamatan. Kami juga meminta petugas gabungan memantau Sungai Citanduy, Cikidang, Sukaresik dan Sungai Cilangla, Cipatujah ketika hujan deras biasanya meluap merendam rumah hingga persawahan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Kordon Tampomas Putra, Dede Atim Supriadi mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di berbagi daerah selama ini telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Garut melakukan aksi penanaman pohon 1.000 pohon sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan termasuk mengembalikan fungsi lahan agar kembali hijau dan produktif.

"Kami melakukan aksi penanaman 1.000 pohon menjadi langkah awal terutama dalam program pemulihan lingkungan dan ke depan akan merencanakan penanaman sebanyak 2.000 hingga 3.000 pohon. Akan tetapi, penanaman pohon menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap kelestarian alam dan memberikan sarana pemberdayaan bagi masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi mereka tanpa mengesampingkan aspek konservasi lingkungan," pungkasnya. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik