Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

ISPA dan Diare Banyak Ditemukan Pascabencana di Aceh Tamiang

M Iqbal Al Machmudi
12/1/2026 08:57
ISPA dan Diare Banyak Ditemukan Pascabencana di Aceh Tamiang
Tim dokter berbincang dengan pengungsi di Aceh Tamiang.(MI/HO)

INFEKSI Saluran Pernapasan Atas (ISPA), diare, dan infeksi kulit menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan pascabanjir di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dokter relawan Tim Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan, dr. Yulia Dewi Irawati, menjelaskan kondisi lingkungan pascabanjir, sanitasi yang belum optimal, serta kepadatan di lokasi pengungsian berkontribusi terhadap meningkatnya kasus penyakit tersebut.

“Selain penyakit infeksi, kami juga memberi perhatian khusus pada kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, penyandang disabilitas, ODGJ, serta pasien penyakit tidak menular yang membutuhkan keberlanjutan pengobatan,” kata Yulia, Senin (12/1).

Tim relawan memastikan pasien dengan penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, stroke, dan asma tetap mendapatkan pengobatan agar tidak terjadi perburukan kondisi kesehatan di tengah situasi darurat.

"Selain pelayanan medis, relawan juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemantauan sanitasi lingkungan, serta upaya pencegahan gangguan kesehatan jiwa yang berpotensi muncul pascabencana," ujar dia.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan krisis kesehatan lanjutan di wilayah terdampak banjir. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya