Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kutu Air dan Diare Mulai Serang Korban Banjir di Kalsel

Denny Susanto
02/1/2026 12:59
Kutu Air dan Diare Mulai Serang Korban Banjir di Kalsel
Dapur umum posko pengungsian korban banjir Kabupaten Banjar.(MI/Denny Susanto)

SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. Bencana banjir terus meluas dengan jumlah warga terdampak banjir mencapai lebih 100 ribu jiwa.

"Saat ini korban banjir mulai terserang atau mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, balancat dan sebagian lagi diare. Layanan pengobatan terus kita berikan," kata Petugas Surveilans Puskesmas Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Nur Latifah. 

Dikatakannya penanganan gangguan kesehatan tidak hanya dilakukan pada lokasi pengungsian tetapi juga langsung ke rumah-rumah dimana warga masih bertahan. Ancaman penyakit lain yang menjadi perhatian khusus antara lain demam berdarah dengue (DBD), serta leptospirosis yang rawan muncul akibat lingkungan tercemar. 

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Ahmadi, Jumat (2/1) saat memantau posko dapur umum dan lokasi pengungsian di Kecamatan Martapura Barat mengatakan melihat kondisi hujan yang terus turun di sebagian besar wilayah Kalsel maka bencana banjir akan semakin meluas. "Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai hendaknya waspada. Usai kabupaten banjar biasanya air akan turun ke daerah Jejangkit, Barito Kuala dan Banjarmasin," tuturnya.

Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah terparah dilanda banjir di Kalsel sejak dua pekan terakhir akibat meluapnya sungai besar Riam Kanan dan Martapura. Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat banjir semakin meluas terjadi di Kabupaten Banjar yang merendami 137 desa di 14 kecamatan.

Jumlah rumah warga terendam banjir sebanyak 27.211 rumah dengan korban banjir sebanyak 37.440 keluarga atau 91.580 jiwa. Saat ini ada sekitar 2.000 warga korban banjir mengungsi di sejumlah posko pengungsian atau lokasi aman lainnya.

Secara umum banjir yang sempat melanda delapan kabupaten/kota di Kalsel mulai surut terutama di bagian hulu seperti Tabalong dan Balangan. Namun banjir masih merendami 11 desa pada lima kecamatan di Kabupaten Tanah Laut. Jumlah korban terdampak banjir tercatat sekitar 4.000 jiwa.

Di Kabupaten Tabalong banjir merendami wilayah 20 desa pada lima kecamatan dengan jumlah terdampak 5.446 jiwa. Di Balangan masih ada genangan air di dua desa dengan jumlah rumah terendam banjir kurang 100 rumah. Sementara di Hulu Sungai Utara yang sebagian besar merupakan daerah rawa tersebut banjir juga masih merendami puluhan desa di wilayah tersebut. (DY/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya