Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Curah Hujan Tinggi Akibat Cuaca Ekstrem Gubernur Minta Masyarakat Jatim Waspada Bencana Alam

M Ahmad Yakub
11/1/2026 22:00
Curah Hujan Tinggi Akibat Cuaca Ekstrem Gubernur  Minta Masyarakat Jatim Waspada Bencana Alam
Ilustrasi(Dok Pemprov Jatim)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas debit air.  Ini untuk menyiasati tingginya curah hujan di beberapa kawasan di Jatim yang diperkirakan mencapai 300 sampai 400 mm/detik. 

Untuk itu masyarakat Jatim diminta tetap waspada potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau banjir yang terjadi di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Lamongan, pada Sabtu (10/1). 

Kunjungan Gubernur ini didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.  Menurut Khofifah, curah hujan di Januari ini jika  mengalami peningkatan 3 kali lipat dibanding Desember 2025. 

Untuk itu, Pemprov Jatim telah melakukan modifikasi cuaca untuk mengantisipasi banjir di wilayah Jawa Timur. "Ini efek hujan dengan intensitas tinggi. Proses modifikasi cuaca sebenarnya sudah dimulai 5 Desember lalu," kata Khofifah.

Dalam kebijakkan modifikasi cuaca ini, language Khofifah, kemampuan Pemprov hanya dua titik. Padahal terkadang yang harus dimodif ini 4 titik, kadang 5 titik. 

"Tapi kemampuan anggarannya dua titik, berarti ada yg kemudian curah hujannya tinggi. Tadi Pak Bupati menyampaikan curah hujan 100,4 mm/detik, sesungguhnya itu sudah dengan modifikasi cuaca, karena prediksi BMKG itu 300 sampai 400 mm/detik, jadi memang curah hujannya tinggi sekali," terang Khofifah.

Gubernur juga mengajak masyarakat Jatim untuk terus waspada dengan bencana-bencana lain yang belum ditemukan teknologi modifikasi penanganannya, seperti angin dan gempa.

 "Jadi panjenengan memang sudah harus waspada, kalau hujan masih bisa dimodifikasi kalau angin dan gempa ini masih tidak ada teknologi yang bisa mengalihkan," pungkasnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya