Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BNPB Evaluasi Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatra Barat

M Iqbal Al Machmudi
08/1/2026 21:30
BNPB Evaluasi Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatra Barat
Sekretaris Utama BNPB Rustian.(Antara)

BNPB terus melakukan evaluasi pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk memberikan masukan pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi. 

BNPB meninjau lokasi yang dipersiapkan sebagai hunian tetap (huntap) pada fase pemulihan. Langkah ini juga untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai standar, kebutuhan penyintas serta selaras dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. 

Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menyampaikan evaluasi mencakup sejumlah aspek, antara lain progres fisik pembangunan huntara, kualitas bangunan, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, serta kesesuaian lokasi dengan prinsip keamanan dan kelayakan hunian. 

“Selain itu, evaluasi juga menyoroti koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri dan instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan pembangunan huntara,” kata Rustian, Kamis (8/1).

Lokasi huntap yang dipersiapkan untuk di Kabupaten Solok pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi berada di wilayah Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak. 

Temuan dan hasil evaluasi ini selanjutnya akan menjadi rekomendasi sebagai salah satu bahan masukan penting dalam penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Provinsi Sumbar. 

Dokumen R3P diharapkan mampu menjadi pedoman komprehensif dalam penanganan pascabencana, termasuk peralihan dari hunian sementara menuju hunian tetap yang aman, layak, dan berkelanjutan.

"Pemerintah Pusat melalui BNPB menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas penanganan pascabencana di Sumatra Barat melalui perencanaan yang terukur, berbasis kebutuhan masyarakat, serta mengedepankan prinsip membangun kembali dengan lebih baik," pungkasnya. (Iam/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya