Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menyiapkan hunian tetap (huntap) untuk para korban bencana tanah longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah yang selesai 2026. Selagi huntap belum selesai dibangun, warga terdampak longsor yang terjadi di Dusun Situkung, Desa / Kecamatan Pandanarum itu diminta tetap bertahan di pengungsian.
Demikian disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, kepada wartawan, Jumat (21/11).
"Para pengungsi akan tetap berada di pengungsian hingga akhir tahun 2025. Tahun 2026 hunian tetap selesai dan bisa ditempati,"kata Suharyanto.
Selama warga terdampak masih bertahan di pengungsian, Kepala BNPB meminta agar relawan dan pengungsi dikelola dengan baik. Hal itu agar proses penanganan bencana bisa berjalan lebih cepat.
Adapun terkait relokasi, katanya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen mempercepat penentuan lahan dan pembangunan hunian tetap. Hal itu akan diupayakan secepatnya.
Berdasarkan pendataan BPBD setempat, jumpah pengungsi korban longsor Dusun Situkung saat ini telah mencapai 931 orang.
Bupati Banjarnegara dr Amelia Desiana mengatakan, warga terdampak tanah longsor telah ditempatkan di lima titik pengungsian. Yaitu GOR Desa Beji, GOR Kecamatan Pandanarum, Korwil Pandanarum, dan GOR Desa Pringgamba.
Di pengungsian juga terdapat sekitar 200 anak sekolah terdampak situasi ini. Pemerintah daerah sedang menyiapkan skema agar aktivitas belajar dapat segera kembali berjalan.
"Hunian Sementraa (huntara) akan kami siapkan, dan ke depan kami berharap Banjarnegara memiliki konservasi yang lebih kuat," ujar Bupati. (H-4)
Badan Amil Zakat Nasional melalui program Bank Makanan telah mendistribusikan 6.000 porsi Sajian Berkah Bergizi untuk para penyintas bencana tanah longsor Banjarnegara, Jawa Tengah.
Seluruh korban tewas tanah longsor Banjarnegara yang telah ditemukan berjumlah 17 orang, adapun 11 korban lainnya masih hilang
OPERASI pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada hari ke-10, Selasa (25/11).
HARI ke-10, Selasa (25/11), menjadi hari terakhir pencarian korban longsor Banjarnegara. Meski pencarian telah diperpanjang tiga hari dari peraturan, masih 16 korban belum ditemukan.
KETUA Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya Tim Trauma Healing yang bekerja keras memulihkan kondisi korban longsor Banjarnegara.
Sebanyak 18 korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, masih belum ditemukan hingga Sabtu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved