Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Brimob Polda Sumatra Utara mengevakuasi puluhan warga yang terisolasi akibat banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Evakuasi dilakukan karena banjir memutus akses jalan dan mengurung permukiman warga.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Tapanuli Tengah pada Jumat (2/1) membuat debit air sungai meningkat tajam. Air meluap dan menutup badan jalan penghubung Kelurahan Sait Kalangan II Desa Huraba menuju Kelurahan Hutanabolon.
Akses utama antarwilayah terputus total sehingga warga Lorong IV Kelurahan Hutanabolon terjebak. Aktivitas masyarakat berhenti dan bantuan dari luar kawasan tidak dapat masuk.
Situasi tersebut kemudian dilaporkan oleh seorang warga bernama Mendrofa ke Posko Satuan Brimob Polda Sumut di Kelurahan Hutanabolon. Mendrofa melaporkan warga meminta bantuan evakuasi dan laporan diterima sekitar pukul 12.30 WIB.
Brimob merespons laporan itu setengah jam kemudian dan sebanyak 19 personel diterjunkan ke lokasi. Personel bergerak menembus genangan air dengan medan yang licin dan arus cukup deras.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, sebanyak 45 orang warga berhasil dievakuasi dari Lorong IV Kelurahan Hutanabolon. Warga dipindahkan ke posko pengungsian di Kelurahan Tukka, sebagian lainnya diarahkan ke Desa Hutaraja.
"Seluruh warga dievakuasi dalam kondisi selamat. Tidak ada laporan korban luka. Evakuasi berlangsung hingga sore hari," ungkap Ferry, Senin (5/1).
Dia memastikan Polri akan terus hadir dalam situasi darurat. Namun Ferry juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.
Ferry mengatakan, banjir di Tapanuli Tengah masih berpotensi meluas. Curah hujan tinggi diperkirakan masih berlanjut sehingga para personel Polri dan aparat gabungan tetap bersiaga di berbagai titik rawan. (YP/E-4)
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
BANJIR dan tanah longsor melanda hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, sejak Senin (16/2) sore.
Upaya normalisasi sungai dinilai belum berjalan maksimal sehingga ancaman luapan air masih terus menghantui permukiman warga di Tapanuli Tengah, terutama saat curah hujan tinggi.
Hujan intensitas sedang hingga tinggi memicu banjir di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Warga mengungsi, listrik padam di sejumlah wilayah.
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
Perbaikan difokuskan pada ruas Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, yang mengalami kerusakan parah akibat bencana alam pada 25 November 2025 lalu.
BENCANA alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada 25 November 2025 lalu meninggalkan luka mendalam bagi ribuan warga, termasuk di wilayah Tapanuli Tengah.
PDI Perjuangan menggelar perayaan Natal Nasional 2026 bersama para korban bencana banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah
Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati sebelumnya telah melayani masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh yang terdampak bencana alam pada akhir tahun 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved