Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA sebulan berlalu, krisis air bersih dan kelangkaan sanitasi masih menjadi persolan serius di lokasi banjir besar Sumatra. Hal itu dikhawatirkan akan berdampak gangguan kebersihan dan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak besar bencana 26-27 November lalu.
Merespons kekhawatiran itu, Universitas Al muslim Bireuen, Aceh, segera membangun fasilitas sumber air bersih dan sanitasi lingkungan di lokasi bencana. Lalu merehabilitasi beberapa fasilitas yang sudah rusak atau terceman sedimentasi banjir.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, Selasa (30/12) puluhan relawan mahasiswa, dosen dan akademisi dari perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Bireuen itu, langsung terjun ke Desa Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Ini termasuk lokasi sangat parah kerusakan sanitasi dan jaringan air bersih.
Ketua Tim Pelaksana, Profesor Halus Satriawan mengatakan, program ini difokuskan pada solusi cepat dan tepat sesuai kebutuhan lapangan. Universitas Almuslim sebagai perguruan tinggi pelaksana untuk menghadirkan solusi nyata.
Diantaranya adalah pembangunan sumur bor, penyediaan sanitasi darurat, serta dukungan kelistrikan. Tujuannya yaitu membantu masyarakat segera bangkit kembali pasca bencana.
"Ini Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025. Semua kegiatan dirancang menggunakan teknologi tepat guna agar mudah dimanfaatkan dan berkelanjutan, " kata Prof Halus Setiawan.
Dikatakannya, sekarang sudah dua unit sumur bor selesai dibangun dan siap digunakan di Desa Kapa. Lalu telah dimanfaatkan oleh para pengungsi dan masyarakat sekitar untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan sanitasi dasar.
Selain penyediaan air bersih dan sumur bor, para tim relawan Perguruan tinggi itu juga menyiapkan fasilitas sanitasi dan dukungan energi.
“Kami merancang pengadaan toilet portabel serta sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung operasional pompa air dan penerangan di lokasi pengungsian. Saat ini beberapa peralatan masih dalam proses pengiriman karena kendala logistik pasca bencana,” jelas Dr Muhammad Yanis, anggota tim pelaksana.
Sekarang aksi peduli korban banjir itu juga diperluas ke 3 lokasi lain yang juga paling parah di hantam banjir bandang. Masing-masing yaitu Desa Payacut (Kecamatan Peusangan), Desa Kareung (Kecamatan Kuala), dan Desa Cot Ara (Kecamatan Kutablang). Sedikitnya ada 5 unit sumur bor yang dibangun.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
“Kami menyesuaikan strategi pelaksanaan di lapangan. Ketika kondisi listrik mulai pulih dan pengungsi terkonsolidasi di Meunasah Desa Kapa, baru memastikan fasilitas yang dibangun. Tujuan supaya benar-benar bermanfast untuk masyarakat,” tutur Imam Muslem.
Adapun program cepat tanggap ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Untuk pelaksanaan lapangan Universitas Almuslim tentu menerjunkan akademisi dari berbagai keahlian dan disiplin ilmu.
Mereka diketuai oleh Prof. Dr. Halus Satriawan, SP., M.Si, dengan anggota Dr. Imam Muslem R., M.Kom dan Dr. Muhammad Yanis, MT. Lalu melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari kegiatan tanggap darurat berbasis perguruan tinggi.
Geuchik (Kepala Desa) Kapa, Evendi, mengaku sangat berterimakasih kepada relawan Universitas Almuslim dan Kemdiktisaintek atas bantuan yang diberikan.
“Sumur bor ini sangat membantu warga kami, apalagi setelah banjir, fasilitas air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak. Insya Allah dapat kami manfaatkan dalam jangka panjang ,” ujar Evendi. (H-2)
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Hasil dari pelaksanaan program ini antara lain terpasangnya dua unit kamar portabel tanggap bencana yang difungsikan sebagai ruang layanan medis darurat bagi PMI dan masyarakat desa.
AI diposisikan sebagai alat bantu pedagogis untuk merancang bahan ajar yang personal, kontekstual dan adaptif, bukan sekadar "jalan pintas"
Program ini memperkuat peran kader Posbindu PTM sekaligus mendukung kesehatan fisik, mental, sosial, dan reproduksi lansia .
Selama tiga hari, mereka mengikuti pelatihan mulai dari pendempulan, pengamplasan, menghaluskan serat kasar, pengecatan dasar, dan pengecatan akhir.
Kegiatan PkM ini melibatkan sebanyak 27 orang dari UNJ, terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan, serta diikuti oleh 30 peserta dari pihak sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved