Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

UBL Berdayakan Masyarakat Rawan Bencana Cianjur melalui Inovasi Kamar Portabel dan Sistem Aquaponik

Syarief Oebaidillah
22/12/2025 21:48
UBL Berdayakan Masyarakat Rawan Bencana Cianjur melalui Inovasi Kamar Portabel dan Sistem Aquaponik
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Universitas Budi Luhur (UBL)  berkomitmen dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Hibah Mahasiswa Berdampak dengan menginisiasi kegiatan pemberdayaan masyarakat rawan bencana di Desa Limbangansari, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Program ini mengusung inovasi kamar portabel tanggap bencana dan sistem aquaponik berbasis energi surya sebagai solusi pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut pada 2022 lalu.

Program pengabdian masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sejak Juli hingga Desember 2025, dengan puncak kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung pada 9–22 November 2025. Kegiatan ini didanai melalui Hibah Program Mahasiswa Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) 2025.

Dalam keterangannya hari ini Sri Kurniasih, ST, M.Ars  selaku ketua pelaksana yang juga dosen Arsitektur UBL mengutarakan program ini bekerja sama dengan mitra lokal, antara lain Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, PKK Desa Limbangansari, serta Pemerintah Desa Limbangansari.

"Kolaborasi ini bertujuan untuk menjawab berbagai permasalahan pascabencana, seperti keterbatasan fasilitas layanan kesehatan darurat, rendahnya ketahanan pangan rumah tangga, serta minimnya pemanfaatan energi terbarukan," ujar Sri Kurniasih.

Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan community empowerment dan project-based learning, tim Universitas Budi Luhur melaksanakan rangkaian kegiatan berupa sosialisasi, pelatihan peningkatan kapasitas mitra, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan program.

Hasil dari pelaksanaan program ini antara lain terpasangnya dua unit kamar portabel tanggap bencana yang difungsikan sebagai ruang layanan medis darurat bagi PMI dan masyarakat desa. 

Selain itu, empat unit sistem aquaponik berbasis energi surya juga berhasil dipasang untuk mendukung produksi sayuran dan ikan lele sebagai upaya penguatan ketahanan pangan warga. Program ini turut meningkatkan kapasitas relawan PMI dalam layanan P3K dan kesiapsiagaan bencana hingga 50 persen, serta meningkatkan produksi pangan rumah tangga kelompok PKK hingga 100 persen.

Secara keseluruhan, program ini memberikan manfaat langsung kepada sekitar 50 warga Desa Limbangansari. Selain dampak kuantitatif, program ini juga memberikan dampak kualitatif berupa meningkatnya kesiapsiagaan bencana, kemandirian masyarakat, serta terbangunnya kepercayaan dan kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah desa.

Melalui Program Hibah Mahasiswa Berdampak ini, melibatkan lintas program studi yaitu, Eka Purwa Laksana, ST, MT selaku dosen Prodi Teknik Elektro), Taqwa Putra Budi Purnomo Sidi, S.E., M.M selaku dosen Prodi Manajemen Bencana, Anggraeni Dyah S, S.T., M.T selaku dosen Prodi Arsitektur dan 20 mahasiswa. Kolaborasi multidisiplin ini menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang berkelanjutan.

Universitas Budi Luhur tidak hanya menghadirkan solusi fisik pascabencana, juga memperkuat keberdayaan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi multidisiplin yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan kebencanaan di Indonesia.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya