Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI lembaga, komunitas atau individu ramai-ramai berempati menyelamatkan korban banjir di kawasan Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Panggilan kemanusiaan dan rasa solidaritas di Tanah Ibu Pertiwi itu adalah suatu ikhtiar keinginan besar untuk mengakhiri para korban dari penderitaan yang sudah berlangsung sebulan lebih.
UNIVERSITAS Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Kabupaten Pidie, misalnya sekitar dua pekan terakhir menurunkan puluhan relawan ke lokasi banjir di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Di lokasi, mereka membantu bahan makanan, menyalurkan pakaian dan pendampingan psikososial kepada anak korban terdampak banjir.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, Senin (29/12) aksi peduli kemanusiaan itu dilaksanakan melalui program Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana. Pada Sabtu (27/12) lalu, para relawan mahasiswa dosen dan sivitas akademika Unigha itu telah menugaskan tahapan penyaluran bantuan logistik di lokasi banjir Pidie dan Pidie Jaya.
"Ini bentuk kepedulian sivitas akademika Unigha terhadap masyarakat yang anggota keluarga mereka meninggal atau hilang, rumah mereka rusak atau tertimbun lumpur banjir sebulan terakhir. Ini nurani kemanusiaan untuk membantu logistik serta keperluan mendesak lainnya," kata Rektor Universitas Jabal Ghafur, Heri Fajri.
Dikatakan Rektor Heri Fajri, pihaknya sangat prihatin terhadap korban banjir bandang Sumatra yang meluluhlantakkan puluhan ribu rumah, ribuan korban meninggal dan hilang. Belum lagi aktivitas perekonomian lumpuh, dunia pendidikan terganggu hingga infrastruktur hancur.
Adapun kebutuhan mendesak didistribusikan oleh para insan kampus Unigha itu, antara lain adalah tangki air bersih, genset listrik, wadah fiber glass dan kereta sorong. Sesuai kebutuhan umat muslim di bumi berjulukan Serambi Mekah, mereka juga menyumbang mukena salat untuk wanita, sajadah, kain sarung, selimut, handuk, pakaian bayi dan batita.
Berikutnya ada juga pakaian dalam, beras, gula pasir, telor dan beberapa jenis bahan pokok lainnya. Agar tepat sasaran berbagai jenis bantuan itu diserahkan langsung ke lokasi terdampak berkerja sama dengan aparatur desa, relawan dosen dan mahasiswa. Aksi peduli berbagi ini juga bekerjasama dengan tim medis serta relawan psikog.
Diluar donasi bahan makanan, pakaian dan perlengkapan bayi, tim PkM Unigha juga melakukan pendekatan pendampingan psikososial. Itu khususnya kepada anak-anak dan kelompok rentan. Tidak luput juga pelayanan kesehatan para korban bencana alam Pidie dan Pidie Jaya.
Rektor Heri Fajri, mendukung penuh aksi kemanusiaan peduli banjir tersebut. Apalagi sejumlah kegiatan itu menyentuh langsung persoalan yang sedang dialami korban.
“Kegiatan PKM Tanggap Darurat Bencana ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tepat sasaran dan dapat membantu langsung masyarakat terdampak banjir. Insya Allah sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah bersama masyarakat terus terjalin dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana,” tutur Heri Fajri.
Ketua Tim PkM Unigha, Nurjannah, mengatakan kegiatan ini bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir serta memberikan dukungan moral di tengah situasi sulit yang mereka hadapi," ujar Nurjannah.
Beberapa lokasi yang telah di distribusikan logistik, pendampingan psikososial serta pelayanan Kesehatan adalah Desa Genteng, Desa Seunong, Desa Blang Cut, Desa Dayah Kruet (Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya). Lalu Desa Jojo, (Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie).
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kemendiktisaintek pada Program PKM Tanggap Darurat Bencana Tahun Anggaran 2025. (MR/E-4)
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh menyalurkan bantuan kepada korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie, Selasa (17/3).
Aksi pemulihan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menjadi sarana penguatan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Kondisi di perkampungan di lereng Gunung Halimun itu sekarang rusak parah dan menyedihkan. Para korban yang rumahnya tinggal puing itu sangat tergantung dengan dapur umum.
Lokasi yang mulai ditanami yaitu meliputi Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Delima. Petani berpacu menanami karena bibit padi sudah cukup umur.
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan solar di kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sudah lama terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved