Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Relawan Unigha Sigli Bantu Logistik dan Pendampingan Psikososial Warga Terdampak Banjir di Aceh

Amiruddin Abdullah Reubee
30/12/2025 14:00
Relawan Unigha Sigli Bantu Logistik dan Pendampingan Psikososial Warga Terdampak Banjir di Aceh
Relawan mahasiswa dan Dosen Universitas Jabal Ghafur, saat menyalurkan bantuan dan pendampingan psikososial korban banjir bandang di Aceh.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

BERBAGAI lembaga, komunitas atau individu ramai-ramai berempati menyelamatkan korban banjir di kawasan Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Panggilan kemanusiaan dan rasa solidaritas di Tanah Ibu Pertiwi itu adalah suatu ikhtiar keinginan besar untuk mengakhiri para korban dari penderitaan yang sudah berlangsung sebulan lebih. 

UNIVERSITAS Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Kabupaten Pidie, misalnya sekitar dua pekan terakhir menurunkan puluhan relawan ke lokasi banjir di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Di lokasi, mereka membantu bahan makanan, menyalurkan pakaian dan pendampingan psikososial kepada anak korban terdampak banjir. 

Sesuai penelusuran Media Indonesia, Senin (29/12) aksi peduli kemanusiaan itu dilaksanakan melalui program Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana. Pada Sabtu (27/12) lalu, para relawan mahasiswa dosen dan sivitas akademika Unigha itu telah menugaskan tahapan penyaluran bantuan logistik di lokasi banjir Pidie dan Pidie Jaya. 

"Ini bentuk kepedulian sivitas akademika Unigha terhadap masyarakat yang anggota keluarga mereka meninggal atau hilang, rumah mereka rusak atau tertimbun lumpur banjir sebulan terakhir. Ini nurani kemanusiaan untuk membantu logistik serta keperluan mendesak lainnya," kata Rektor Universitas Jabal Ghafur, Heri Fajri. 

Dikatakan Rektor Heri Fajri, pihaknya sangat prihatin terhadap korban banjir bandang Sumatra yang meluluhlantakkan puluhan ribu rumah, ribuan korban meninggal dan hilang. Belum lagi aktivitas perekonomian lumpuh, dunia pendidikan terganggu hingga infrastruktur hancur. 

Adapun kebutuhan mendesak didistribusikan oleh para insan kampus Unigha itu, antara lain adalah tangki air bersih, genset listrik, wadah fiber glass dan kereta sorong. Sesuai kebutuhan umat muslim di bumi berjulukan Serambi Mekah, mereka juga menyumbang mukena salat untuk wanita, sajadah, kain sarung, selimut, handuk, pakaian bayi dan batita. 

Berikutnya ada juga pakaian dalam, beras, gula pasir, telor dan beberapa jenis bahan pokok lainnya. Agar tepat sasaran berbagai jenis bantuan itu diserahkan langsung ke lokasi terdampak berkerja sama dengan aparatur desa, relawan dosen dan mahasiswa. Aksi peduli berbagi ini juga bekerjasama dengan tim medis serta relawan psikog. 

Diluar donasi bahan makanan, pakaian dan perlengkapan bayi, tim PkM Unigha juga melakukan pendekatan pendampingan psikososial. Itu khususnya kepada anak-anak dan kelompok rentan. Tidak luput juga pelayanan kesehatan para korban bencana alam Pidie dan Pidie Jaya. 

Rektor Heri Fajri, mendukung penuh aksi kemanusiaan peduli banjir tersebut. Apalagi sejumlah kegiatan itu menyentuh langsung persoalan yang sedang dialami korban. 

“Kegiatan PKM Tanggap Darurat Bencana ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tepat sasaran dan dapat membantu langsung masyarakat terdampak banjir. Insya Allah sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah bersama masyarakat terus terjalin dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana,” tutur Heri Fajri. 

Ketua Tim PkM Unigha, Nurjannah, mengatakan kegiatan ini bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. 

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir serta memberikan dukungan moral di tengah situasi sulit yang mereka hadapi," ujar Nurjannah.

Beberapa lokasi yang telah di distribusikan logistik, pendampingan psikososial serta pelayanan Kesehatan adalah Desa Genteng, Desa Seunong, Desa Blang Cut, Desa Dayah Kruet (Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya). Lalu Desa Jojo, (Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie). 

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kemendiktisaintek pada Program PKM Tanggap Darurat Bencana Tahun Anggaran 2025. (MR/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya