Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) , melalui Satuan Tugas (Satgas) kembali memberangkatkan relawan untuk membantu para penyintas banjir terparah Sumatra kali ini. Aksi kemanusiaan itu adalah Program PKM Sahabat Senyar, memperkuat misi respons kemanusiaan khususnya di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.
Keberangkatan rombongan baru ini dilepas langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Mustanir dari Kampus Darussalam Banda Aceh. Lalu para relawan kemanusiaan itu langsung menembus lokasi banjir guna memneri perhatian penuh kepada korban.
Keberangkatan mereka pada Kamis (11/12), guna melanjutkan rangkaian misi sebelumnya yang telah mengirim Tim Belajar Sahabat dan Tim RENA ke lokasi. Personel rombongan kali ini mencakup beberapa tim inti. Mereka dipimpin oleh Ruliani, Budi Arianto, Wenny Aidina, dan dosen pendamping tambahan yaitu Zaujatul Amna. Mereka diperuntukkan untuk memperkuat tim relawan banjir USK di Kabupatem Pidie Jaya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Profesor Doktor Mustanir, melalui Media Indonesia, menyampaikan bahwa komitmen USK tidak hanya berhenti pada pengiriman relawan. Lebih penting lagi yaitu memastikan pendampingan berjalan berkelanjutan selama masa pemulihan.
“Kerjasama ini membuktikan komitmen senantiasa bersama masyarakat Aceh," tutur Mustanir.
Dikatakannya, selain rombongan relawan USK, misi keberangkatan ini juga diperkuat oleh tim dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Mereka juga turut bergabung menuju Kabupaten Bireuen. Partisipasi UPNVJ adalah wujud solidaritas antar-perguruan tinggi dalam memperkuat layanan kemanusiaan.
Dikatakan Prof Mustanir, tim dari UPNVJ diarahkan mendukung penguatan layanan kesehatan bersama para tenaga medis USK yang telah bertugas sebelumnya. Kerjasama ini juga memastikan bahwa masyarakat di wilayah terdampak dan pos-pos pengungsian tetap mendapatkan layanan kesehatan dan pendampingan medis yang memadai.
Wakil Rektor USK asal Indrapuri Aceh Besar itu juga menegaskan bahwa solidaritas akademik hadir melalui keterlibatan langsung pada layanan vital yang sangat dibutuhkan masyarakat selama masa pemulihan.
Adapun Ketua PKM Sahabat USK, Rina Suryani Oktari, menjelaskan, keberangkatan kali ini menunjukkan konsistensi USK dalam memastikan keberlanjutan pendampingan di lapangan.
“Kami sudah mengirim beberapa tim sebelumnya. Hari ini kembali menguatkan kehadiran USK untuk masyarakat. Semoga apa yang kita upayakan bersama dapat memberi manfaat nyata bagi warga terdampak," tutup Rina Suryani. (MR/E-4)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved