Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJEMEN Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Sekolah Sukma Bangsa Bireuen dan Sekolah Sukma Lhokseumawe terus menggalang bantuan kemanusian untuk korban banjir bandang Sumatera. Mulai dari membuka rekening bank, menerima bantuan dalam bentuk barang, pakaian layak pakai hingga menerjunkan ratusan relawan terjun lapangan.
Seiring dengan kesungguhan personel melakukan aksi sosial menyalurkan bantuan, kini Sekolah Sukma Peduli itu makin banyak mendapat kepercayaan dari donatur. Kepercayaan itu sakin tinggi setelah melihat ratusan personel tim relawan mereka berjibaku dalam lumpur menolong korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen dan Aceh Utara.
Dari pengamatan Media Indonesia, Sabtu (6/12) misalnya, Yayasan Sukma bekerja sama dengan Yayasan Wings Peduli membantu korban banjir di Aceh. Karena itu Wings mendonasikan berbagai barang produknya kepada korban terdampak banjir, melalui Sekolah Sukma Peduli Banjir.
"Mereka mempercayai Sekolah Sukma Bangsa Peduli Banjir untuk menyalurkan bantuannya, Alhamdulillah kami kami akan menjaga amanah itu. Kami juga membuka diri dan bersedia dengan donatur lain yang berminat tutur Direktur Sekolah Sukma Bsngsa Pidie, Aceh, Marthunis Bukhari, kepada Media Indonesia, Sabtu (6/12).
Barang bantuan produk Wings Care itu antara lain adalah 20 box Supersol Karbol 750ml x 12 pcs, 20 box DAIA Bag x12 pcs, 30 box Ekonomi Cream Detergen x 30 pcs. Lalu 21 box ZINC Shampoo x 252 pcs dan 20 box ProGuard Bodywasgh x 12 pcs.
Dikatakan Marthunis semua bahan bantuan itu disalurkan ke lokasi banjir melalui Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Sekolah Sukma Bangsa Bireuen dan Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe. Bisa juga diserahkan langsung ke korban banjir atau pada lokasi pengungsian (tergantung kondisi lapangan).
Dikatakan Marthunis pihaknya juga membuka diri kepada siapa saja yang terpanggil ingin berpatisipasi bantuan dana dipersilahkan melalui nomor rekening Bank BSI 7335666644 atas nama Izzati Silmina M (pengurus OSIS SMA). Satu lagi melalui Bank Aceh 05502203032008 atas nama Remija Najwa.
Pihak Sekolah Sukma Bangsa Pidie sangat berharap uluran tangan para donatur dimana saja berada. Sedikit saja sumbangan ini sangat berati bagi mereka dibalik lumpur bencana dan terancam kelaparan. (H-1)
AWAL pekan lalu masyarakat dikagetkan dengan viralnya video tumpukan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Aceh.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
WARGA di Kabupaten Bireuen, Aceh, harus menelan pil pahit karena 47 hari sejak bencana banjir bandang pada November 2025 lalu penanganan dampak bencana hingga bantuan belum maksimal.
PENANGANAN bencana di Indonesia semakin membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif dunia usaha bersama lembaga kemanusiaan.
KONDISI pendidikan di Provinsi Aceh pascabanjir pada November 2025 masih memprihatinkan dan memerlukan pemulihan segera serta terarah.
HARAPAN puluhan warga terdampak bencana di Dusun I Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, untuk menempati hunian sementara masih harus tertunda.
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
Karena itu jutaan korban banjir di lebih separuh kawasan Provinsi Aceh dan tetangga Sumatra Utara serta Sumatra Barat untuk yakin di balik cobaan Allah ada rahasia luar biasa bagi mereka.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
SUASANA konser Slank x HS Berani Kita Beda di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu malam (17/1), tak hanya dipenuhi euforia musik, tetapi juga semangat solidaritas.
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved