Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Perusahaan dari Sulawesi dan Kalimantan Melalui KLH Serahkan 23 Ton Bantuan untuk Sumbar

Yose Hendra
06/12/2025 19:54
Perusahaan dari Sulawesi dan Kalimantan Melalui KLH Serahkan 23 Ton Bantuan untuk Sumbar
(BIRO ADPIM PEMPROV SUMBAR )

GUBERNUR Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima bantuan donasi secara simbolis dari Kementerian Lingkungan Hidup, Sabtu (6/12). Bantuan berupa sembako dan berbagai kebutuhan penting itu tiba di Padang dengan total mencapai 23 ton.

“Ini bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup, juga ada dukungan dari perusahaan-perusahaan di Kalimantan dan Sulawesi. Totalnya 23 ton, berisi sembako dan kebutuhan lain,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menegaskan bahwa masyarakat Sumbar tidak sendirian menghadapi bencana yang terjadi. Ia mengatakan, bantuan terus berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.

“Musibah ini tidak kita hadapi sendiri. Seluruh Indonesia bergerak membantu kita. Bahkan subuh tadi kami menerima bantuan dari Palestina,” ucapnya.

Atas nama Pemprov Sumbar, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada jajaran KLHK dan seluruh pihak yang terlibat. “Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk mempercepat proses recovery,” katanya.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut LH, Edy Nugroho Santoso, hadir mewakili Menteri LH untuk menyerahkan bantuan. Ia menyampaikan permohonan maaf karena Menteri tidak bisa hadir langsung.

Edy menjelaskan bahwa bantuan 23 ton tersebut dibawa bersama jajaran LH dan mitra perusahaan dari Kalimantan, seperti Borneo Indobara, Berau Coal, dan Adaro. Rombongan juga membawa 10 armada tambahan untuk mendistribusikan bantuan ke kabupaten/kota terdampak, termasuk tandon air yang sebelumnya diminta warga.

“Kami sempat meninjau lokasi di pinggir sungai di Gurun Laweh, Padang. Kondisinya mengingatkan saya pada daerah saya tahun lalu yang juga dilanda banjir. Masyarakat memang sangat membutuhkan bantuan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penataan ulang kawasan sempadan sungai dan lereng yang selama ini rawan, agar risiko bencana dapat ditekan ke depan.

Bantuan yang diterima Pemprov Sumbar ini selanjutnya akan segera didistribusikan kepada masyarakat di daerah terdampak. Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi masa sulit. (H-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya