Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Ada kisah tentang Desa Wisata Tepus yang meraih penghargaan Harapan 3 Desa Wisata Terbaik Nasional pada Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata, Jumat (5/12). Desa di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu punya paket wisata mulai Rp250 ribu untuk durasi setengah hari hingga Rp475 ribu untuk paket menginap.
Heri dan timnya merayakan capaian itu dengan berfoto bersama usai acara. Mereka kemudian pulang membawa semangat untuk 300 warga desa yang bergotong royong menjalankan wisata jip, kuliner berbahan singkong, hingga kunjungan ke sekolah-sekolah luar biasa.
"Usaha kami tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa, namun manfaatnya juga terasa langsung oleh masyarakat, mereka yang punya usaha keripik dan olahan singkong, meningkat pendapatannya, begitu pula yang punya usaha jip, homestay, serta para warga yang jadi pemandu" ujar Heri, perwakilan Desa Wisata Tepus.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan, WIA merupakan ajang apresiasi bagi pegiat pariwisata yang berkontribusi dalam memajukan pariwisata Indonesia yang berkualitas, berdampak, dan berdaya saing tinggi.
Widiyanti memaparkan, kinerja sektor pariwisata terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Oktober 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 12,76 juta, sementara perjalanan wisatawan nusantara mencatat 997.905.719 perjalanan. Jumlah itu merupakan angka tertinggi dalam sejarah atau meningkat 18,89% dibanding periode yang sama pada 2024.
Wonderful Indonesia Awards 2025 menghadirkan sejumlah kategori penghargaan, mulai dari Desa Wisata Terbaik Nasional, Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional, Kelompok Sadar Wisata Terbaik Nasional, Toilet Bersih Terbaik Nasional, Sustainable Hotel, hingga penghargaan bagi insan pariwisata seperti Most Inspiring Tourism Leader, Local Hero in Tourism, Green Event of the Year, serta berbagai apresiasi kemitraan.
Bagi Desa Wisata Tepus, lanjut Heri, penghargaan Wonderful Indonesia Awards 2025 diyakini akan terus menambah jumlah kunjungan yang saat ini mencapai 400 orang per bulan. "Unggulan kami adalah pantai yang bisa dibilang masih belum banyak dieksplorasi, yaitu Pantai Cluwakan dan Pantai Mbeling, namun kami terus mengembangkan paket sehingga pengunjung bisa menikmati tarian selamat datang, minuman tradisional, berkunjung ke perajin batik, perak, olahan singkong, edukasi tentang sekolah luar biasa, hingga kampung bonsai." (X-8)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Para pengelola desa wisata ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025, Selasa (16/12) di Jakarta.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Program TERA Semesta Saintek berfokus Ko-Kreasi antara akademisi di perguruan tinggi dan komunitas masyarakat yang diharapkan dapat membentuk ekosistem saintific-citizen science.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti potensi abalon (Haliotis spp.) sebagai sumber daya laut unggulan di kawasan pesisir Gunungkidul.
Program ini bertujuan untuk memerangi stunting di Indonesia dengan mengatasi akar penyebabnya melalui pendekatan holistik yang berdampak langsung pada keluarga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan bahwa Gunungkidul menjadi korban pembuangan sampah liar dari luar daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved