Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Listrik PLN Belum Pulih di Salareh Air, Penyintas Keluhkan Gelap Gulita

Yose Hendra
04/12/2025 18:41
Listrik PLN Belum Pulih di Salareh Air, Penyintas Keluhkan Gelap Gulita
Tiang listrik banyak rebah di kawasan Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, setelah dihantam galodo. Alhasil kampung itu sekarang masih gelap gulita.(MI/Yose Hendra)

BANYAK penyintas bencana banjir bandang di lokasi terdampak galodo di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mengeluhkan gelap gulita yang mereka hadapi setiap malam. Hal itu disampaikan warga terdampak bencana saat kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, Rabu (3/12). 

“Listrik belum bisa mengalir karena hampir seluruh tiang terbawa arus. Hari ini alat berat baru bisa masuk karena sebelumnya akses terputus total. Proses pemasangan tiang sedang berlangsung, dan malam ini kami pasang 35 genset untuk penerangan sementara, sembari menunggu pemulihan jaringan dalam tiga hari ke depan,” ujar Menteri Bahlil.

Ia menegaskan bahwa cuaca menjadi faktor penentu kecepatan pemulihan. Jika hujan kembali turun deras, pengangkutan material bahkan harus dilakukan menggunakan helikopter.

Di titik kerusakan terparah di Nagari Salareh Aia, Bahlil melihat langsung situasi lapangan. Ia juga menyoroti persoalan kelistrikan di Sumatera Barat yang menurutnya lebih menantang dibanding distribusi minyak dan LPG.

Sebagai bentuk perhatian, Kementerian ESDM menyerahkan 35 unit genset, 170 lampu darurat, serta paket bantuan 'ESDM Siaga Bencana' untuk warga yang masih bertahan di pengungsian.

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat. Ia menyampaikan bahwa dari 16 kecamatan terdampak, lima di antaranya mengalami kerusakan paling berat dan Palembayan adalah yang paling parah.

Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah mempercepat penanganan darurat, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak penyintas: penerangan, rasa aman, dan akses layanan dasar. (YH/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya