Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras masih mengepung sejumlah wilayah di Jawa Barat. Akibatnya, bencana tanah longsor dan banjir melanda beberapa daerah. BPBD Jawa Barat melaporkan tanah longsor terjdi di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Sementara banjir mengepung wilayah Kabupaten Bandung.
"Tanah longsor di Kabupaten Bogor terjadi di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan. Ada dua kepala keluarga atau 8 jiwa warga yang harus mengungsi," ujar Juru Bicara BPBD Jabar Hadi Rahmat, Rabu (3/12).
Di Kabupaten Bandung, tanah longsor terjadi di Desa Kutawaringin, Kecamatan Kutawaringin. Sementara di Kabupaten Bandung Barat, kejadian serupa menimpa rumah warga di Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin. Sementara itu, banjir melanda Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Air menenggelamkan rumah yang dihuni 99 kepala keluarga atau 360 jiwa.(M-2)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Di Kabupaten Majalengka, tanah longsor terjadi di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran. Sejumlah rumah rusak dan penghuninya harus mengungsi.
Wilayah di Jabar memiliki karakteristik kerawanan bencana yang berbeda-beda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved