Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

MBG di Padang Dialihkan untuk Masyarakat Terdampak Banjir Bandang

(Yose Hendra/N-3)
03/12/2025 14:58
MBG di Padang Dialihkan untuk Masyarakat Terdampak Banjir Bandang
Pendistribusian MBG untuk korban banjir bandang di Padang.(Dok. MI)

BANJIR bandang yang melanda Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Pemerintah kota memutuskan percepatan penyaluran bantuan makanan melalui dapur SPPG yang sebelumnya melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) siswa sekolah. Kebijakan ini dilakukan agar pengungsi segera mendapatkan makanan siap saji tanpa hambatan distribusi.

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang langsung meninjau wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Bencana ini juga menghambat akses makanan, logistik, air bersih, serta kebutuhan mendesak lainnya. Kondisi darurat tersebut memaksa pemerintah kota mengambil langkah cepat dan terukur.

Fadly Amran menyampaikan bahwa ia meminta dapur SPPG mengalihkan layanan makanan untuk sementara. “Saya sudah minta dapur SPPG untuk mengalihkan makanan yang tadinya untuk MBG siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” tegas Fadly Amran.

Kepala Dinas Pangan Kota Padang Alfiadi membenarkan kebijakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi begitu diterima. “Memang betul, di hari pertama bencana sampai hari Minggu, MBG langsung didistribusikan untuk korban sesuai arahan Pak Wali Kota,” ujar Alfiadi, Rabu (3/12).

Alfiadi menambahkan bahwa penyaluran MBG kembali berjalan normal untuk sekolah yang sudah memulai kegiatan belajar sejak Senin (1/12). “Sementara untuk dapur MBG yang sekolahnya belum masuk, maka MBG tetap kita distribusikan kepada korban bencana ke posko-posko yang ada,” jelasnya.

Kebijakan tersebut dinilai cepat, adaptif, dan berdampak langsung bagi warga terdampak banjir. Perubahan alokasi MBG membantu banyak keluarga yang kehilangan sumber makanan setelah rumah mereka terendam lumpur dan material banjir. Penanganan yang terkoordinasi juga mempercepat pemulihan awal di titik pengungsian.

Pemko Padang terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan evaluasi harian. Pemerintah kota menargetkan pemulihan logistik, air bersih, dan layanan publik berjalan lebih stabil dalam beberapa hari mendatang. Respons cepat ini membuat masyarakat merasa lebih terbantu, terutama di masa darurat ketika kebutuhan pokok sulit dijangkau. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik