Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang yang melanda Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Pemerintah kota memutuskan percepatan penyaluran bantuan makanan melalui dapur SPPG yang sebelumnya melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) siswa sekolah. Kebijakan ini dilakukan agar pengungsi segera mendapatkan makanan siap saji tanpa hambatan distribusi.
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang langsung meninjau wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Bencana ini juga menghambat akses makanan, logistik, air bersih, serta kebutuhan mendesak lainnya. Kondisi darurat tersebut memaksa pemerintah kota mengambil langkah cepat dan terukur.
Fadly Amran menyampaikan bahwa ia meminta dapur SPPG mengalihkan layanan makanan untuk sementara. “Saya sudah minta dapur SPPG untuk mengalihkan makanan yang tadinya untuk MBG siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” tegas Fadly Amran.
Kepala Dinas Pangan Kota Padang Alfiadi membenarkan kebijakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi begitu diterima. “Memang betul, di hari pertama bencana sampai hari Minggu, MBG langsung didistribusikan untuk korban sesuai arahan Pak Wali Kota,” ujar Alfiadi, Rabu (3/12).
Alfiadi menambahkan bahwa penyaluran MBG kembali berjalan normal untuk sekolah yang sudah memulai kegiatan belajar sejak Senin (1/12). “Sementara untuk dapur MBG yang sekolahnya belum masuk, maka MBG tetap kita distribusikan kepada korban bencana ke posko-posko yang ada,” jelasnya.
Kebijakan tersebut dinilai cepat, adaptif, dan berdampak langsung bagi warga terdampak banjir. Perubahan alokasi MBG membantu banyak keluarga yang kehilangan sumber makanan setelah rumah mereka terendam lumpur dan material banjir. Penanganan yang terkoordinasi juga mempercepat pemulihan awal di titik pengungsian.
Pemko Padang terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan evaluasi harian. Pemerintah kota menargetkan pemulihan logistik, air bersih, dan layanan publik berjalan lebih stabil dalam beberapa hari mendatang. Respons cepat ini membuat masyarakat merasa lebih terbantu, terutama di masa darurat ketika kebutuhan pokok sulit dijangkau. (H-3)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pentingnya penetapan Zona Merah atau zona berbahaya di beberapa kecamatan terdampak bencana, terutama di sepanjang aliran sungai.
Untuk pengumpulan donasi dilakukan di dua lokasi pos.
Memasuki fase pemulihan (recovery) paling berat, pemerintah daerah terus mengerahkan personel lintas unsur.
Starlink yang baru dipasang di Huntara Rusus Lubuk Buaya tersebut merupakan unit yang sebelumnya dipasang di tempat pengungsian Lubuk Minturun dan Lambung Bukit.
Di dekat Jembatan Baru, Batu Busuk, Kecamatan Pauh, banjir memasuki satu rumah warga. Air setinggi lutut membuat delapan penghuni rumah terjebak.
Sebanyak 80 unit rumah bekas isolasi mandiri Covid-19 di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) kini diperancak (ditata) untuk pengungsian korban banjir bandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved