Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tim Respons Bencana Tahap Kedua Fokus Evakuasi dan Kesehatan di Sumatra

Abdillah M Marzuqi
01/12/2025 22:07
Tim Respons Bencana Tahap Kedua Fokus Evakuasi dan Kesehatan di Sumatra
Foto udara petugas menggunakan alat berat melakukan pencarian korban longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara(ANTARA FOTO/Yudi Manar)

YAYASAN Baitul Maal (YBM) Brilian memberangkatkan Tim Respons Kebencanaan Tahap Kedua menuju wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, pada Senin (1/12) di Kawasan Kantor Pusat BRI. Pelepasan ini menandai dimulainya fase lanjutan respons kemanusiaan setelah tahap darurat awal.

YBM Brilian bersama unit kerja BRI terdekat bergerak cepat sejak kabar bencana melanda wilayah Sumatra. Pada tahap awal respons darurat, fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas. Penyaluran ini turut melibatkan karyawan BRI, amil, dan relawan setempat. Total bantuan melalui YBM Brilian yang telah disalurkan mencapai Rp340 juta.

"Tim Disaster Respons yang kami lepas hari ini adalah duta kemanusiaan dari seluruh insan Brilian. Ini bukan sekadar tugas, melainkan amanah besar dari para muzakki yang percaya kepada kita. Pesan kami, bekerjalah dengan profesionalisme tinggi, utamakan keselamatan, dan berikan sentuhan kemanusiaan yang tulus kepada setiap penyintas. Dengarkan keluhan mereka, kuatkan semangat mereka,” ungkap Ketua Pengurus YBM Brilian, M. Dadang Permana KF saat pemberangkatan tim (1/12).

Pada tahap kedua ini, respons kebencanaan dinilai menuntut kehadiran fisik dan keahlian teknis yang lebih spesifik di lapangan. Oleh karena itu, ada dua tim spesialis yang diberangkatkan, yakni Tim Rescue Khusus dan Tim Medis dan Layanan Kesehatan Darurat. Tim rescue akan fokus pada upaya evakuasi serta memastikan proses distribusi logistik, sedangkan tim medis bertugas memberikan layanan kesehatan primer dan penanganan medis darurat, mencegah timbulnya penyakit pascabencana, dan menjaga kondisi kesehatan umum di lokasi pengungsian. 

Bantuan yang disalurkan meliputi survival kit untuk keluarga di lokasi pengungsian sementara, makanan siap saji untuk memastikan asupan gizi yang cepat dan praktis bagi para penyintas, perlengkapan bayi sebagai kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus, dan sembako sebagai kebutuhan pokok mendesak di lapangan. Adapun tim dokter dan paramedis akan berangkat via jalur udara menuju lokasi dan akan bertugas selama minimal 7 (tujuh) hari untuk menjangkau langsung penyintas di titik-titik terisolir. (M-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik