Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turun langsung menemui warga di sejumlah titik terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh. Ia hadir untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak sekaligus memastikan jalannya penanganan darurat.
“Saya ditugaskan Presiden Prabowo Subianto untuk mendata kebutuhan warga terdampak banjir dan longsor di Aceh. Saya juga dihubungi Menteri Sekretaris Negara dan diminta menyampaikan apa saja yang harus segera dipenuhi, termasuk kebutuhan tanggul,” ujar Tito.
Pernyataan itu disampaikan seusai berdialog dengan masyarakat di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie. Dalam kunjungan tersebut, Tito didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah serta membahas upaya mitigasi agar bencana serupa tidak kembali terjadi.
Listrik Terdampak, Banyak Wilayah Gelap Gulita
Tito menyoroti kerusakan infrastruktur kelistrikan yang membuat pasokan listrik ke kawasan barat Aceh—termasuk Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Bireuen—terputus. Di Banda Aceh, PLN sementara mengalihkan pasokan dari Nagan Raya, namun distribusi tetap tidak optimal.
Rombongan kemudian bergerak ke Simpang Empat Merdu, Pidie Jaya, untuk meninjau jembatan jalur nasional Medan–Aceh yang terputus akibat longsor.
“Selain rumah warga yang terendam hingga atap, infrastruktur vital seperti jembatan penghubung Medan–Aceh juga rusak berat. Dampaknya, arus transportasi dari Medan ke Aceh lumpuh,” jelas Tito.
Ia menekankan bahwa seluruh elemen pemerintahan harus bergerak cepat melakukan pemulihan, mulai dari perbaikan sarana, pembukaan akses transportasi, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Distribusi Bantuan Lewat Udara Diperluas
Sejak peringatan dini BMKG, bantuan dari pemerintah pusat, BNPB, serta Pemerintah Aceh sudah mulai disalurkan. Namun banyak wilayah masih sulit dijangkau lewat darat. Karena itu, distribusi kini diperluas melalui udara menggunakan helikopter TNI–Polri dengan Bandara Malikussaleh dan Cut Nyak Dhien sebagai pusat logistik.
Mendagri sebelumnya tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda dan disambut Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) sebelum meninjau berbagai lokasi bencana besar di provinsi tersebut.
Posko bencana kini mendapat dukungan fasilitas komunikasi, dan pemerintah mengimbau warga tetap tenang serta tidak terpengaruh informasi provokatif selama masa darurat.
Menurut data BPBA per 28 November 2025, sebanyak 17 kabupaten/kota di Aceh terdampak banjir dan longsor, dengan lebih dari 10.000 kepala keluarga harus mengungsi. (Ant/E-3)
Pemerintah menyiapkan bantuan Rp15-60 juta untuk rumah rusak akibat bencana di Sumatra. Namun, pencairan masih menunggu Inpres dan proses validasi data
Mendagri Tito Karnavian meminta praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyalurkan 106 ribu pakaian baru dari perusahaan garmen untuk korban banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh, guna memenuhi kebutuhan sandang pengungsi.
Mendagri mengatakan telah mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian dan menyaksikan secara langsung kondisi warga yang memprihatinkan, terutama terkait kebutuhan sandang.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bantuan 30 ton beras untuk korban bencana di Medan bukan berasal dari pemerintah UEA, melainkan dari organisasi Bulan Sabit Uni Emirat Arab
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh terus mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh.
WARGA di Kabupaten Bireuen, Aceh, harus menelan pil pahit karena 47 hari sejak bencana banjir bandang pada November 2025 lalu penanganan dampak bencana hingga bantuan belum maksimal.
VIRAL di media sosial video merekam menumpuknya berbagai macam bantuan logistik di sebuah gudang yang diduga gudang milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Aceh.
SUNGGUH lama dan sangat perih penderitaan ribuan warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved