Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN ekstrem yang mengguyur wilayah Banyumas, Jawa Tengah, selama beberapa hari terakhir menimbulkan puluhan bencana alam. Berdasarkan laporan BPBD Banyumas tercatat 31 kejadian bencana di lebih dari 14 kecamatan hingga Rabu (13/11).
Dari 31 bencana, 24 kejadian berupa tanah longsor, sedangkan 7 titik lainnya banjir. Kondisi ini menimbulkan gangguan aktivitas warga serta kerusakan ringan di beberapa titik permukiman.
Sekretaris BPBD Banyumas Andi Risdianto menjelaskan, hujan ekstrem yang terjadi sejak awal pekan memperparah kondisi tanah di daerah perbukitan dan menyebabkan meluapnya sejumlah saluran air. “Kami terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan lintas instansi untuk memastikan penanganan cepat di lokasi terdampak,”katanya.
Dia menyebutkan banjir melanda lima kecamatan, yaitu Purwokerto Timur, Kembaran, Karanglewas, Kedungbanteng, dan Purwokerto Barat. Di Purwokerto Timur, genangan air muncul di Kelurahan Sokanegara, tepatnya di Jalan Ragasemangsang. Sementara di Kembaran, banjir terjadi di Jalan Raya Kembaran dan di Karanglewas, air merendam Desa Karanglewas Kidul serta Perumahan Mandalatama.
Genangan juga terpantau di kawasan Beji Karangsalam, Kedungbanteng, yang merupakan area kost mahasiswa. Adapun di Purwokerto Barat, dua titik terdampak berada di Perumahan Saphire Regency di Jalan KS Tubun, Kelurahan Rejasari dan di Kelurahan Bantarsoka.
Selain banjir, tanah longsor menjadi bencana yang paling banyak terjadi. Sebanyak 24 titik longsor tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Purwokerto Selatan, Gumelar, Lumbir, Somagede, Purwokerto Barat, Kembaran, Karanglewas, Patikraja, Banyumas, Ajibarang, Sumpiuh, Kemranjen, Kedungbanteng, dan Baturraden.
Di Purwokerto Selatan, longsor terjadi di lereng Jalan Veteran, sementara di Gumelar terdapat lima titik longsor di Desa Karangkemojing dan Desa Samudra Kulon. Longsor juga menimpa Desa Cirahab dan Dermaji di Kecamatan Lumbir, serta SDN 2 Somagede di Kecamatan Somagede yang sempat terancam material tanah.
Di Purwokerto Barat, dapuran bambu yang longsor di Kelurahan Pasir Kidul sempat menutup aliran sungai. Sementara di Karanglewas, longsor menyebabkan sayap jembatan penghubung Karanglewas Kidul–Karanglewas Lor amblas.
Wilayah terdampak lainnya meliputi Dukuhwaluh dan Ledug di Kembaran, Karangendep dan Sawangan Wetan di Patikraja, Binangun di Banyumas, serta Lesmana di Ajibarang.
Di Kedungbanteng, longsor terjadi di Desa Dawuhan Wetan yang menyebabkan tanggul bendungan Duku jebol, serta di Desa Baseh. Sementara di Baturraden, longsor melanda bagian timur Perumahan Saphire, Desa Rempoah.
BPBD Banyumas terus melakukan kaji cepat, pendataan, dan koordinasi dengan dinas teknis, TNI, Polri, serta pemerintah desa.
“Beberapa lokasi dengan kerusakan cukup parah sudah dilakukan penanganan darurat, seperti di Pasir Kidul, Dukuhwaluh, dan Karanglewas Lor. Fokus kami memastikan tidak ada korban jiwa serta memulihkan akses warga,” kata Andi.
Dia mengimbau warga yang tinggal di kawasan lereng dan bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Curah hujan di wilayah Banyumas diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Tim kami tetap siaga penuh di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memperbarui informasi prakiraan cuaca agar masyarakat bisa lebih waspada,” tambahnya. (LD/E-4)
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang terjadi di beberapa daerah menyebabkan sebuah tebing setinggi 100 meter longsor menutup jalur pendakian sepanjang 100 meter.
Peristiwa longsor tersebut menyebabkan kirmir atau turap pembatas jalan roboh dan memicu penggerusan tanah.
Peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, terutama dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi di wilayah dengan kondisi geografis rawan.
Korban selamat atas nama Ahmid, 71 dan Dian, 41, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Padajajaran
Saksi mata menyatakan, sebanyak delapan orang menjadi korban longsor pembangunan lapangan futsal di Desa Cisempur.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati atas situasi nasional yang saat ini tengah menghadapi serangkaian musibah
Risiko kelangkaan komoditas strategis di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya berada pada level rendah.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Dikenal dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, kawasan Baturraden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah lama menawarkan beragam destinasi.
Pameran ini adalah ruang yang memperlihatkan bagaimana dua peradaban besar membangun harmoni melalui seni
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved