Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Akibat Tambang, Pantai di Bangka Terancam Rusak

Rendy Ferdiansyah
12/11/2025 09:31
Akibat Tambang, Pantai di Bangka Terancam Rusak
Penambangan bijih timah ilegal di Bangka.(Dok. Antara)

KEINDAHAN pantai-pantai di Bangka Belitung sebagai daya tarik wisata kini terancam oleh maraknya aktivitas tambang pasir timah ilegal, terutama di Kabupaten Bangka. Para pelaku pariwisata pun mengeluhkan keberadaan tambang ilegal yang mengganggu keindahan pantai dan kenyamanan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismy Wira Madona, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari pelaku usaha pariwisata yang mengeluhkan aktivitas tambang ilegal di dekat pantai.

"Memang benar, kami banyak sekali mendapatkan laporan terkait hal itu," kata Wira, Rabu (12/11).

Menurutnya, wisatawan merasa terganggu dengan aktivitas tambang ilegal di sepanjang pantai Lintas Timur seperti Rebo, Cemara, Takari, serta di Tanjung Pesona, Puri Ansel, Matras, dan Penyusuk.

Keberadaan tambang ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menyebabkan sedimentasi lumpur, air keruh, dan gatal.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berencana untuk menyampaikan keluhan ini langsung kepada Bupati Bangka Feri Insani.

Wira juga berharap agar pelaku usaha melapor langsung ke pihak terkait atau ke Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

"Sayangilah alam Bangka, minta agar lebih diperhatikan jaga ekosistem, karena masih ada yang bergantung hidup dengan pariwisata itu sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator wilayah Satgas PKH Babel, Kolonel Amrul Huda, menyatakan bahwa Satgas PKH akan terus melakukan operasi penindakan terhadap tambang-tambang ilegal, baik di kawasan hutan maupun pesisir pantai.

"Kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan pengrusakan lingkungan hidup, khususnya di Bangka Belitung," ucapnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya