Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu, (22/10).
Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BPIP Surahno mengatakan selain penyerahan buku, kegiatan tersebut juga dilakukan pengisian instrumen uji keterbacaan juga dilakukan penguatan materi Pancasila, kurikulum pendidikan Pancasila tahun 2023 dan penguatan pemahaman ideologi Pancasila.
"Hal ini dilakukan dalam perspektif kedaerahan sehingga guru dan para siswa dapat memahaminya", ujarnya.
Ia juga menjelaskan penggunaan BTU ini sangat krusial dalam menyajikan materi Pancasila yang relevan dan kontekstual bagi peserta didik.
"Guru adalah kunci utama, dan buku teks ini adalah alat bantu penting untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila secara hidup dan aplikatif," ujarnya.
Dirinya juga menegaskan Buku Pendidikan Pancasila ini tidak hanya berisi teori, melainkan juga memuat pendekatan pembelajaran yang dialogis, partisipatif, dan kontekstual.
"Tujuannya adalah agar nilai-nilai Pancasila dapat diinternalisasi oleh peserta didik melalui pengalaman nyata dan diskusi interaktif, bukan sekadar hafalan", paparnya.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BPIP. Pihaknya bahkan berterima kasih karena sudah dipilih sebagai salah satu Daerah untuk memperkokoh Ideologi Pancasila terutama terhadap guru.
Dalam sambutannya ia mengaku, Kota Singkawang merupakan miniaturnya Indonesia karena memiliki ragam etnis, budaya, bahasa maupun adat. Bahkan dinobatkan sebagai Daerah paling toleransi di Indonesia.
"Saya berharap Bapak Ibu guru semuanya, menjadi pelopor dan garda terdepan pembangunan karakter bagi generasi penerus bangsa terutama di Singkawang", harapnya.
Dalam kesempatan yang sama Anggota Komisi XIII DPR RI Fransiscus Maria Agustinus Sibarani juga mendukung langkah BPIP untuk terus memperkokoh Ideologi Pancasila terutama melalui pendidikan.
"Kami dari komisi XIII DPR RI akan terus mendorong BPIP dalam memperkokoh Ideologi Pancasila kepada seluruh masyarakat, terutama di Singkawang", ujarnya.
Ia juga menekankan kepada satuan dinas pendidikan di wilayah Singkawang khususnya untuk segera memberlakukan atau menerapkan BTU Pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah.
"BTU Pendidikan Pancasila ini sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak didik kita, sehingga dapat memahami dan memaknai Ideologi Negara", harapnya. (M-3)
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nasionalis (DPP GAN) menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, beserta jajaran.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved