Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri angkatan ke-74 menggelar kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, kemarin. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk memperdalam pemahaman peserta didik seputar kebencanaan.
Rombongan Serdik Sespimma 74 TA 2025 Pokjar 3 berjumlah 21 orang dipimpin Pawas Kombes Swittanto Prasetyo dan Kombes Aprianto Suseno dengan pembimbing AKB Tutik Suswanti dan Komisaris Zanuar Cahyo Wibowo serta Pendamping AK Deni Sutisna dan Endah Trisnawati. Kombes Suwittanto Prasetyo selaku Kabag Bindik Sespimma Polri menjelaskan maksud dilaksanakanya KKP Sespimma sebagai bekal dan referensi para peserta didik selama menempuh pendidikan, sehingga realita di lapangan dapat dipadukan dengan konsep serta teori yang diperoleh dari para narasumber di lembaga pendidikan.
"Tujuan KKP dimaksudkan agar peserta didik mampu mengidentifikasi dan merumuskan upaya mengatasi permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh pimpinan Polri, TNI dan K/L di kewilayahan, terutama dalam hal koordinasi, kolaborasi serta komunikasi dengan syakeholdar dan instansi terkait,"tukas Suwittanto, Rabu (22/10).
Ia menekankan kuliah kerja profesi ini, peserta didik Sespima Polri diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang upaya penanggulangan bencana, serta memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Jawa Barat, Edi Heryadi yang hadir sebagai narasumber menyampaikan materi tentang sistem manajemen kebencanaan, koordinasi lintas sektor, serta peran penting BPBD dalam mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa kolaborasi antara BPBD dan Polri merupakan fondasi utama keberhasilan penanggulangan bencana dan merupakan cerminan komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana, baik dari aspek kemanusiaan maupun keamanan. (Bay/P-3)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Yayasan Pesisir Lestari (YPL) menegaskan penguatan ekonomi biru Indonesia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem laut.
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved