Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Bintan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menggencarkan upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui Program Bintan Berseri, DLH menggelar penyuluhan tentang tata kelola dan manajemen Bank Sampah sebagai langkah konkret menuju ekonomi sirkular di daerah tersebut.
Kepala DLH Kabupaten Bintan, Niken Wulandari, mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya membuang sampah, tapi juga melihat nilai ekonomi di baliknya. Dari sampah, bisa lahir berkah. Sesuatu yang dianggap tidak berguna ternyata bisa menghasilkan,” katanya, Selasa (7/10).
Bank Sampah, kata dia, berfungsi seperti lembaga perbankan, namun yang ditabung adalah sampah yang sudah dipilah. Melalui sistem ini, masyarakat bisa menjadi nasabah, sementara pihak pengelola berperan menyalurkan sampah ke pengepul atau industri daur ulang.
Program ini melibatkan tiga unsur utama: masyarakat sebagai nasabah, pengelola Bank Sampah, dan industri daur ulang sebagai mitra akhir. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan siklus ekonomi baru berbasis lingkungan atau ekonomi sirkular.
Selain memberikan nilai tambah bagi warga, keberadaan Bank Sampah juga membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Langkah ini sejalan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah modern.
Pemerintah Kabupaten Bintan menunjukkan keseriusannya dalam isu pengelolaan sampah. Bupati Bintan, Roby Kurniawan, bahkan sempat melakukan studi banding ke Kota Bogor pada Juni lalu untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang efektif dan dapat diterapkan di Bintan.
“Kami berkomitmen menjadikan Bintan sebagai daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Bank Sampah menjadi salah satu langkah nyata menuju hal itu,” tambah Niken.
Melalui program ini, DLH berharap masyarakat semakin terlibat aktif dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya. Dengan demikian, pengelolaan lingkungan di Bintan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat. (H-2)
SEKITAR satu jam kru KM Samudera berjuang menyelamatkan kapal mereka setelah kebocoran di lambung kanan saat berlayar di perairan Bintan, Senin (2/2) sore.
Tingginya minat masyarakat membuat kapal Roro rute Pelabuhan Telaga Punggur–Pelabuhan Tanjung Uban menjadi pilihan favorit.
MENTARI baru saja terbit di ufuk timur Bintan. Cahaya keemasan memantul di permukaan laut Lagoi Bay.
Bea Cukai Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 281.583 benih bening lobster di Perairan Utara Bintan.
Salah satu inisiatif unggulan adalah program pemberdayaan nelayan tradisional bekerja sama dengan KNTI Bintan Utara.
Lebih dari 340 tempat pembuangan sampah (TPA) di Indonesia masih menggunakan metode open dumping meskipun secara undang-undang sudah dilarang.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Peneliti temukan cara mengolah limbah biji bunga matahari menjadi tepung roti bernutrisi tinggi. Kaya protein, antioksidan, dan bantu kontrol gula darah.
Setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.
Selama lebih dari empat tahun terakhir Banyumas menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi sirkular
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved