Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMANGAT dan prestasi anak MAN 1 (Madrasah Aliyah Negeri 1) Pidie, Provinsi Aceh di dunia olahraga, kini kian menggembirakan. Khususnya di kategori futsal, yaitu satu cabang olahraga paling digemari para remaja Indonesia dekade ini.
Luar biasa, tim futsal MAN 1 kebanggaan masyarakat Pidie yang berjumlah 10 atlit handal itu, kali ini mewakili pelajar tingkat sekolah menengah atas seluruh Aceh untuk berjuang di event Turnamen Axis Nation Cup 2025 Regional Sumatera. Klub binaan Ihsan dan Agus Saputra ini akan berjuang di GOR Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada 23 hingga 26 September 2025.
"Pertandingan perdana akan berlangsung Selasa, 23 September, menghadapi SMAN 5 Solok Selatan dari Provinsi Sumatera Barat. Setelah itu laga kedua dijadwalkan Rabu, 24 September, akan melawan SMAN Bina Warga Palembang. Yang satu ini tim tuan rumah yang kami tidak akan risau dan tetap tampil terbaik" tutur Kepala MAN 1 Pidie, Muhammad Thaifuri, dengan raut wajah penuh percaya diri kepada Media Indonesia, Sabtu (20/9).
Muhammad Thaifuri yang juga atlit badminton senior mengatakan, rombongan siswanya yang tergabung dalam tim futsal MAN 1 Pidie itu berangkat menuju Palembang dengan penuh rasa bangga. Bertekad kembali mengharumkan nama sekolah dan Provinsi Aceh.
Pihaknya berharap semua masyarakat di bumi berjulukan Serambi Mekkah itu turut berpartisipasi. Tidak lupa berdoa supaya mendapat hasil menggembirakan.
Karena perjalanan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bukti kerja keras dan dedikasi para pemain, pelatih, serta dukungan seluruh warga dan alumni MAN 1 Pidie. Kepada pemain diharapkan lebih fokus dan percaya diri, apalagi saat di kandang lawan.
"Kami bertolak ke Palembang Sabtu siang hari ini, Insya Allah mendapat ridha Ilahi. Targetnya, Lolos ke Tingkat Nasional untuk menuju Jakarta dan menampilkan permainan terbaik. Menjaga sportivitas, dan membawa pulang hasil yang membanggakan untuk kampung halaman bumi Aceh Serambi Mekkah" tambah Thaifuri.
Sedangkan Tarmizi Kasubbag Tata Usaha (TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie, mengharapkan seluruh atlit futsan MAN 1 Pidie itu untuk meningkatkan vitalitas, menjaga pola makan dan istirahat memadai. Lalu selama masa pertandingan, tunda dulu hal-hal yang bukan prioritas. Apalagi sampai terganggu prestasi atau mengacaukan penampilan saat di tampil arena.
Paling penting menurutnya adalah menghormati tatakrama atau budaya lokal di mana tim akan menjadi tamu. Menjaga nama baik kampung halaman yang dikenal bumi Syariat Islam Provinsi Aceh.
"Selamat berjuang. Jangan gadaikan moral dan budaya daerah asalmu sehingga merugikan semua," tutur Tarmizi yang didampingi Saifuddin Kasi Pendidikan dan Madrasah saat pelepasan tim futsal pada Kamis dua hari lalu.
Sebelumnya tim futsal MAN 1 Pidie menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Turnamen Axis Nation Cup tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Kota Banda Aceh. Di babak final kala itu generasi embrio PSAP (Persatuan Sepakbola Aceh Pidie) itu unggul mengalahkan SMAN 9 Kota Banda Aceh.
Padahal SMAN 9 yang berada tidak jauh dari Stadion Lhong Raya itu adalah sekolah olahraga termasuk cabang futsal di dalamnya. Namun berkat kerjasama yanga baik tim Futsal MAN 1 Pidie behasil memboyong juara satu Axis Aceh kala itu. (H-2)
Sedikitnya 100 orang siswa kelas XII MAN 1 Pidie berpeluang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Manajemen sekolah MAN 1 (Madrasah Aliyah Negeri 1) Pidie, memanfaatkan MBG (Makanan Bergizi Gratis) untuk disalurkan ke lokasi banjir di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.
ILMU jurnalistik tidak saja sekadar melukis suatu pemberitaan, melainkan lebih dari itu.
Manajemen Madrasah Aliyah MA Negeri (MAN) 1 Pidie, Provinsi Aceh, menyembelih 8 ekor sapi kurban pada Idul Adha kali ini. Penyembelihan dilakukan serentak pada Minggu (8/6).
MAN 1 Pidie, Provinsi Banda Aceh, membangun usaha katering sehat, bergizi dan minuman ringan berenergi untuk menghindari siswa mengonsumsi makanan tidak sehat.
BERBAGAI lembaga, komunitas atau individu ramai-ramai berempati menyelamatkan korban banjir di kawasan Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Aksi pemulihan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menjadi sarana penguatan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Kondisi di perkampungan di lereng Gunung Halimun itu sekarang rusak parah dan menyedihkan. Para korban yang rumahnya tinggal puing itu sangat tergantung dengan dapur umum.
Lokasi yang mulai ditanami yaitu meliputi Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Delima. Petani berpacu menanami karena bibit padi sudah cukup umur.
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan solar di kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sudah lama terjadi.
JEMAAH Masjid Taqwa Lampoih Saka, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, baru saja menunaikan ibadah salat zuhur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved