Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kampanye Literasi MAN 1 Pidie Aceh, Berhasil Luncurkan 9 Buku Karya Siswa dan Guru

Amiruddin Abdullah Reubee
08/2/2026 19:48
Kampanye Literasi MAN 1 Pidie Aceh, Berhasil Luncurkan 9 Buku Karya Siswa dan Guru
Kepala Sekolah MAN 1 Pidie, Muhammad Thaifuri, memperlihatkan buku-buku karya siswa dan guru madrasah favorit masyarakat Kabupaten Pidie itu.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

ALANGKAH hebatnya sebuah dunia pendidikan di kala berhasil membangun kampanye literasi kepada siswa-siswi atau akademisi di lingkungan lembaga mereka. Karena literasi sering disebut sebagai fondasi penting dalam membangun peradaban dan kemajuan suatu bangsa. 

Apalagi di zaman informasi teknologi dunia maya, kemampuan membaca, menulis dan berfikir kritis dianggap perlu untuk membangun peradaban manusia dan menata lingkungan hidup. Asalkan semua karya itu untuk melahirkan kebaikan dan kemaslahatan umat. 

"Di antara teknik meningkatkan literasi adalah menulis naskah karya jurnalistik dan melahirkan karangan buku atau mengasuh karya ilmiah lainnya. Karena karya tulis bukan saja media mengungkapkan ide atau pengetahuan penulis. Tapi juga berfungsi mengasah kemampuan lierasi penulis sekaligus si pembaca," kata Kepala MAN 1 Pidie, Aceh, Muhammah Thaifuri, kepada Media Indonesia, di sela-sela peluncuran 9 buku karya siswa dan guru, Senin (2/2). 

Berangkat dari semangat berliterasi tinggi, para siswa dan guru MAN 1 Pidie kali ini berhasil melahirkan 9 buku beragam judul. Itu setelah sebelumnya pernah digelar pelatihan jurnalistik, pengusahan menulis buku dan pembinaan menulis. 

Dari 9 buku tersebut, 8 di antaranya ditulis mandiri oleh para siswa dan 1 judul lagi yaitu buku karya bersama murid dan guru. Adapun 9 buku karya siswa dan guru tersebut adalah Mengejar Asa (kumpulan karya geulis siswa dan guru MAN 1 Pidie), Di Ambang Pintu Yang Tak Terlihat (Arifatil Izzah), Langit dan Ombak dalam Pelukan (Muhammad Rafi Abdillah), Suara yang Tertahan (Muslih Hidayat), Vampire: Love Struggle (Naghira Humaira), Monolog Rasa 'Wishpers of a Lonely Soul' (Izzatul Jannah), Neon Stars (Baiq Sherly Alfiorika), The Queen of Lunar (Al Faiz Abrar), dan Ambition (Dini akmalia). 

Dikatakan Thaifuri, menulis adalah suatu keharusan yang perlu dibudayakan untuk generasi terpelajar dan menjadi wadah paling tentang untuk mewarisi pengetahuan para ilmuwan. Malas menulis sama dengan menenggelamkan ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang. 

"Karena itu untuk menyemangati anak-anak menulis buku, sekolah memfasilitasi percetakan awal. Saat peluncuran beberapa judul buku ini juga diserahkan kepada Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar dan beberapa tamu yang hadir. Lalu sebagian lagi akan dijadikan bahan bacaan perpustakaan," tambah Muhammad Thaifuri. 

Adapun Kepala Perpustakaan MAN 1 Pidie, Fitri Juliana, menuturkan melalui aksi menulis buku oleh para siswa ini, diharapkan akan melahirkan penulis-penulis handal. Dengan ini mereka semakin populer di masanya dan abadi pada zaman setelah mereka. "Ini awal dari ceretan pena dan tidak akan berakhir di kenang setiap zaman orang membaca karyanya" tutur Fitri Juliana. (H-1)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya