Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun H. Asan Sampit meminta nelayan di Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim ), Provinsi Kalteng untuk waspada angin kencang saat melakukan aktifitas melaut.
Prakirawan BMKG, Mitra Dwina Hatauruk, menyebutkan meski ketinggian gelombang laut di wilayah Teluk Sampit relatif aman, yaitu tidak lebih dari satu meter, faktor angin justru patut menjadi perhatian. Kecepatan angin diperkirakan bisa mencapai 22 knot.
“Secara umum tinggi gelombang masih aman karena di bawah satu meter. Namun, yang perlu diwaspadai adalah kecepatan angin yang bisa cukup kencang,” ujarnya, Rabu (10/9).
Ia menekankan, risiko terutama mengancam nelayan kecil yang masih menggunakan perahu tradisional. Angin kencang dapat memengaruhi stabilitas perahu sehingga meningkatkan potensi bahaya saat melaut.
Selain itu, Mitra juga mengingatkan potensi hujan lokal yang bisa muncul sewaktu-waktu di tengah aktivitas penangkapan ikan. Menurutnya, nelayan sebaiknya selalu memperhatikan prakiraan cuaca harian sebelum berangkat.
“Hal ini penting agar keselamatan tetap terjaga. Apalagi bagi nelayan yang hanya mengandalkan perahu kecil,” tandasnya. (H-2)
BMKG Jawa Barat (Jabar) memprakirakan kondisi cuaca sepekan ke depan untuk wilayah Jabar.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 9 Februari 2026, didominasi hujan. Wilayah Jakbar dan Jaksel berpotensi hujan sepanjang hari. Cek detailnya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved