Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA alam El Nino dan kemarau panjang telah berlangsung lama atau sudah sekitar 3 bulan menyelimuti kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Ribuan hektare (ha) lahan sawah yang ditanami padi musim gadu (musim tanam kedua) terancam puso (gagal panen).
Karena itu ribuan warga Kecamatan Sakti dan sekitarnya menunaikan salat istisqa (salat minta hujan) pada Rabu (6/8) menjelang siang. Salat sunat dua rakaat dan berisi khotbah tausiah itu digelar oleh forum pimpinan kecamatan di lapangan bola kaki dekat pasar pusat perbelanjaan Keude Lamlo, Ibu kota Kecamatan Sakti.
Meski di tengah terik matahari di alam terbuka cukup panas itu, ribuan warga, pelajar, santri, PNS dan guru berbondong-bondong mengikuti proses ibadah mendekatkan diri kepada Ilahi tersebut. Ditengah khidmat mengikuti zikir dan khutbah tausiah, banyak jemaah terkucurkan air mata sembari meminta apunan dari Yang Maha Kuasa.
"Jemaah benar-benar larut dalam doa dan berlinang airmata di tengah muhasabah," tutur Asnawi tokoh masyarakat Kemukiman Langga, Kecamatan Sakti, Pidie.
Adapun khutbah Istisqa disampaikan oleh Teungku Sulaiman bin Ibrahim Gampoeng Jeumpa yang akrab dipanggil Abu Osama. Sedangkan imam shalat dipimpin oleh Teungku Haji Mukhlis Amin.
Dalah khutbah Istisqa, Teungku Sulaiman mengajak seluruh masyarakat Aceh, khususnya warga Kabupaten Pidie supaya menjauhkan diri dari kemaksiatan atau larangan agama. Lalu memperbanyak kesabaran, meninggalkan berbagai wujud maksiat dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
Karena dengan mendekatkan diri kepada Allah, tentu akan mendapat ridha berbuah rahmat dan terhindari dari bala dan marabahaya. Bersabar atas cobaan Allah akan meningkatkan keimanan. Sedangkan kelalaian dengan kelezatan duniawi akan berakhir kesusahan di hadapan sang Khaliq.
Amatan Media Indonesia, sekitar 4 jam setelah salat jemaah Istisqa atau sekitar pukul 14.30 Wib, hujan langsung mengguyur membasahi bumi wilayah Kabupaten Pidie. Tanaman padi, palawija serta pepohonan dan rerumputas seperti tersenyum gembira saat membasi alam kehidupan.
" Alhamdulillah seluruh penjuru Kabupaten Pidie diselimuti mendung hitam dan sebagian lokasi langsung mengguyur. Pekikan doa langsung terjatuh dengan Rahmat Alllah. Itu pertanda Sang Pencipta selalu mendengar doa hamba" tambah Asnawi, tokoh masyarakat yang peduli tentang kesejahteraan masyarakat tersebut. (H-1)
BERBAGAI lembaga, komunitas atau individu ramai-ramai berempati menyelamatkan korban banjir di kawasan Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Aksi pemulihan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menjadi sarana penguatan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Kondisi di perkampungan di lereng Gunung Halimun itu sekarang rusak parah dan menyedihkan. Para korban yang rumahnya tinggal puing itu sangat tergantung dengan dapur umum.
Lokasi yang mulai ditanami yaitu meliputi Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Delima. Petani berpacu menanami karena bibit padi sudah cukup umur.
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan solar di kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sudah lama terjadi.
JEMAAH Masjid Taqwa Lampoih Saka, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, baru saja menunaikan ibadah salat zuhur.
Warga berdoa agar hujan turun di tengah kekeringan yang melanda kawasan tersebut.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memutuskan untuk berkantor di TPA Jatibarang dan mengajak masyarakat salat istisqa.
Sekitar 1.000 umat muslim mengadakan salat istisqa menyusul kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan dan kebakaran.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang akan menggelar salat istisqa.
"Saat ini ada 25 kelurahan dari 63 kelurahan pada lima kecamatan mengalami kekeringan dan krisis air bersih, menyusul mengeringnya sumur-sumur warga akibat kemarau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved