Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 1.000 umat muslim dari berbagai elemen kemasyarakatan dan mahasiswa menggelar salat istisqa atau minta hujan di lapangan RM Said, Karanganyar Kota belakang, Selasa (10/10).
Upaya dan doa minta hujan ini menyusul kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Di mana kondisi ini menimbulkan kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lawu dan wilayah lainnya.
Kegiatan itu dipimpin imam dan khatib dari Ponpes Isy Karima, Ustadz Shihabuddin Alhafidz. Mereka memanjatkan munajat doa dengan menengadahkan tangan tinggi tinggi, agar Allah agar segera menurunkan hujan di Bumi Intan Pari, yang menjadi sebutan khas wilayah lereng dan kaki Gunung Lawu itu.
Baca juga: Pemkot dan Kemenag Pangkalpinang akan Laksanakan Salat Istisqa
"Ya sekarang ini kondisi alam memang kering kerontang, banyak daerah sudah mulai kekurangan air, dan bahkan bencana kebakaran karena dampak panas El Nino," kata Shihabuddin.
Satu-satunya harapan adalah pertolongan Allah agar dijatuhkan hujan yang barokah. Diharapkan hujan membuat berkah bagi kehidupan, serta nyaman dan menghidupi seluruh umat.
Baca juga: Lima Kecamatan di Depok Krisis Air Bersih PDAM Tirta Asasta Gelar Salat Minta Hujan
Doa, kata pimpinan Ponpes Isy Karima, memohonkan agar manusia juga bisa mencegah perbuatan Munkar dan maksiat, serta memperbanyak amal Sholeh, sebagai imbangan agar Allah menurunkan hujan."Hal itu menjadi sebuah keniscayaan. Satu berharap hanya pada allah, karena yang memiliki hujan dan menggerakkan untuk kehidupan manusia hanya allah. Dan allah suka jika manusia meminta dengan imbangan perilaku yang makin baik," pungkas Ustadz Shihabuddin.
Sehari sebelumnya Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Jawa Timur mengatakan, karhutla Gunung Lawu, di Jatim dan Jateng belum teratasi sepenuhnya. Sebaliknya kebakaran kian terus meluas.
Baca juga:
"Sisi Ngawi sudah relatif teratasi. Sehingga nanti untuk Karanganyar dan Magetan (dapat difokuskan). Kami akan meninjau ke sana. Kita yakin bisa diatasi. Gunung Arjuno dan Bromo juga kebakaran, kita bisa atasi," ujar Suharyanto.
Kawasan hutan dan lahan Gunung Lawu yang terbakar berada di tiga sisi. Dua sisi di kabupaten Ngawi dan Magetan Jawa Timur. Sedangkan sisi lainnya di kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah.
BNPB tidak bisa memadamkan api secara bersamaan di tiga titik, mengingat armada helikopter yang digunakan untuk water bombing hanya satu unit saja. Kondisi ini akibat banyaknya karhutla di kawasan luar Jawa yang menggunakan cara pemadaman yang sama. (Z-3)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved