Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mulai mempersiapkan aksi pembasahan lahan gambut guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin meluas di wilayah tersebut. Sungai dan kanal di Kalsel pun mulai mengering akibat kemarau.
Hal ini dikemukakan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, Selasa (29/7). "BPBD bersama instansi terkait telah melakukan pemantauan di lapangan dan menemukan kondisi kanal, embung dan sungai mulai mengering. Ini dikhawatirkan akan memicu meluasnya karhutla ke kawasan gambut," ucap Bambang.
Karena itu, dikatakan Bambang, pihaknya akan segera melakukan koordinasi untuk aksi pembasahan lahan gambut terutama di kawasan prioritas (ring satu) sekitar bandara internasional Syamsudin Noor Banjarbaru. "Ada penurunan tinggi muka air hingga 40 sentimeter, sehingga kita perlu menambah debit air di kanal dan embung untuk menjaga lahan gambut tetap basah. Sumber air akan kita ambil dari saluran irigasi dengan cara buka tutup," ungkapnya.
Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Rifai, usai Rakor Supervisi Kebakaran Hutan mengatakan, saat ini dua daerah di Kalsel yaitu Kota Banjarbaru dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah menetapkan status siaga darurat karhutla.
"Dalam beberapa waktu terakhir karhutla terjadi di sejumlah daerah. Kondisi kemarau ekstrem ikut memicu terus meningkatnya kebakaran. Setiap hari muncul puluhan titik api," ujar Gusti Yanuar.
Tercatat hingga pekan ke empat Juli 2025 jumlah titik api yang muncul di Kalsel mencapai 1.289 titik api dengan kejadian kebakaran hutan lahan sebanyak 40 kali. Suhu harian di Kalsel rata-rata 32-34 derajat celsius. Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat pada Senin (28/7) titik api muncul di enam daerah, terbanyak di Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan.(M-2)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
Lebih lanjut, dia mengatakan baik Mulyono maupun Venasius Genggor kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak.
GAGASAN gentengisasi yang dilontarkan Presiden RI Prabowo mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan.
Pembangunan kanal yang tidak memperhatikan lapisan pirit memicu oksidasi yang menghasilkan asam sulfat.
Selain Mulyono, KPK juga mengamankan satu petugas pajak serta satu pihak swasta. Pihak swasta tersebut merupakan wajib pajak dari PT BKB.
OTT tersebut merupakan yang keempat bagi KPK selama 2026, dan yang kedua secara khusus di lingkungan KPP pada tahun ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved