Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) minta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar lebih mensosialisasikan lagi berkaitan dengan ancaman sesar lembang, menyusul adanya gempa berkekuaran 2,7 magnitudo yang mengguncang Kota Cimahi pada Minggu (29/6).
Selain sosialiasi kepada masyarakat, Pemprov Jabar juga perlu membahas secara khusus bersama pemerintahan daerah di Bandung Raya, tentang penanganan Sesar Lembang ini ke depan.
"Saya berharap kepada gubernur maupun Sekda Jabar, harus ada sosialisasi khusus untuk mungkin setiap minggunya untuk membahas secara kewilayahan terkait Sesar Lembang. Terutama di wilayah Bandung Raya yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi termasuk Kabupaten Sumedang," ungkap Bupati Bandung Dadang Supriatna kemarin.
Menurut bupati, dalam pembahasan nantinya dibicarakan langkah seperti apa dan bagaimana tindakan-tindakan preventif yang akan dilakukan pemerintah provinsi. Sementara ini informasi mengenai Sesar Lembang baru secara lisan saja yang dibahas, bahkan informasi terakit Sesar Lembang pun baru didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Kami menunggu untuk bisa berpikir bersama dan membahas secara khusus, tentang penanganan Sesar Lembang ini ke depan. Karena berpotensi menyebabkan gempa mencapai 7,6 Skala Richter," tegasnya.
Kendati begitu, Dadang selaku pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam kontek apabila terjadi gempa. Seperti dengan menggelar pelatihan mitigasi bencana, pelatihan evakuasi sehingga masyarakat memperoleh informasi dan benar-benar memahami apabila gempa akibat Sesar Lembang terjadi.
"Pelatihan mitigasi bencana ini penting, terutama bagi masyarakat Kabupaten Bandung yang berdekatan atau dilintasi Sesar Lembang seperti Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang, termasuk juga Cileunyi," tuturnya.
Bupati berharap gempa akibat Sesar Lembang atau megathrust ini jangan sampai terjadi. Sebab jika terjadi pergeseran Sesar Lembang, akibatnya bisa berantakan.
"Kalau Sesar Lembang ini mengalami pergeseran dan terjadi gempa 7,6 SR, saya sendiri tidak bisa menyampaikan dengan kata-kata bagaimana nanti beratakannya," imbuhnya.
Untuk diketahui, Sesar Lembang adalah sebuah patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Patahan ini memanjang dari Kecamatan Padalarang KBB hingga Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang dengan panjang sekitar 29 kilometer, melewati beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Wilayah yang dilintasi Sesar Lembang di Kabupaten Bandung sendiri yaitu Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang. Sesar Lembang memiliki potensi untuk menyebabkan gempa bumi berkekuatan 6,8 hingga 7 magnitudo, dengan kemungkinan pergeseran tanah sekitar 3-5 milimeter per tahun.(H-2)
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melaporkan selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat sebanyak 2.675.017 kendaraan melintas.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved