Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 11 Kepala Desa, serta tokoh masyarakat dari Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, LSM Barakat dan akademisi dari Universitas Sanata Dharma, DI Yogyakarta, melakukan diskusi bersama Gubernur dan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur. Agenda tersebut bertujuan mendorong Muro, tradisi konservasi laut lokal yang merawat blue carbon asli Lembata sehingga bisa memberi dampak luas secara regional.
Delegasi membawa serta naskah akademik dan rancangan perda tentang Konservasi laut Muro, di Lembata. Naskah akademik tersebut di susun oleh Yoseph Yapi Taum, Novita Dewi, Ipraptomo Baryadi, dari LPPM Universitas Sanata Dharma DIY sebagai landasan pembuatan peraturan daerah (perda).
Yoseph Yapi Taum menjelaskan 97% bencana disebabkan karena perubahan iklim yang tidak terkendali. Sekarang menurutnya yang terjadi bukan lagi pemanasan global tetapi pendidihan global. Oleh karena itu, pembuatan perda untuk menjaga lingkungan sudah sangat mendesak.
"Nama Perda akan berubah. Perda ini sangat mendesak karena menjadi strategi masyarakat merawat lingkungan dan menjaga ketahanan pangan. Sekarang bencana disebabkan karena perubahan iklim yang tidak terkendali. Sekarang bukan lagi pemanasan global tetapi pendidihan global. Jadi harap perda lain dikesampingkan dulu," ujar Profesor Yoseph Yapi Taum.
Profesor asal Lembata ini menjelaskan, Muro kearifan lokal masyarakat Ile Ape bertujuan menjaga terumbu karang, hutan mangrove, dan lamun. Itu yang disebut blue carbon, yang memiliki kemampuan menyerap karbondioksida dari atmosfer jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hutan lainnya.
"Blue carbon ini sangat penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim karena kemampuannya dalam menyerap dan menyimpan karbon, sehingga membantu mengurangi kadar CO2 di atmosfer dan dengan demikian membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut dan mengurangi dampak perubahan iklim secara global. Oleh karena itu, menjaga dan melestarikan ekosistem blue carbon seperti terumbu karang, hutan mangrove, dan lamun sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim," ungkap Profesor Yapi Taum.
Ia berharap, Perda berbasis kearifan lokal Muro ini dapat segera menjadi perda inisiatif DPRD Provinsi NTT. (E-3)
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Rayakan Malam Tahun Baru di Karbon Bandung dengan rooftop dinner premium, live music, countdown di ketinggian, dan suasana pesta yang berkesan.
Dana dari hasil penjualan karbon akan digunakan untuk membangun lebih banyak pembangkit listrik hijau.
Hotel Indigo Bandung Dago Pakar, bagian dari koleksi Luxury & Lifestyle IHG Hotels & Resorts, dengan bangga merayakan ulang tahun pertamanya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan testing, inspection, certification, and consulting (TICC) di wilayah baru.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved