Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN bangsa silih berganti, begitu pula dengan pejabat daerah. Namun warga Kampung Cibuntu, Desa Ciharashas, Cianjur, Jawa Barat, tak kunjung merasakan denyut pembangunan.
Pasalnya, jalan utama yang menghubungkan antardesa di kampung itu seakan tidak tersentuh buah dari pembayaran pajak yang mereka bayarkan dari kendaraan dan kewajiban rakyat lainnya. Sisa aspal yang ada dari pengaspalan sekitar 2010 pun sudah tidak tersisa lagi.
Tak ayal, infrastruktur utama yang dilalui mereka setiap hari tak ubahnya sungai kering. Bahkan akses vital warga Kampung Cibuntu ke pasar dan pusat kota itu sudah banyak menjadi 'kolam'.
"Setiap ganti presiden, gubernur dan pejabat lain yang dipilih, kita selalu berharap infrastruktur ini diperbaiki. Minimal diaspal kalau tidak dikehendaki seperti kampung lain dengan dicor. Tapi hingga jalan ini banyak lubang bak kolam ikan itu tak tersentuh pembangunan juga," kata warga Cibuntu, M Ridho (30), di sela dirinya dan warga lain menutupi lubang besar bak kolam ikan itu dengan kerikil, Minggu (12/4).
Menurut Ridho, aspirasi kampungnya itu sudah sering disuarakan dalam berbagai kesempatan politik, formal juga platform media sosial. Tujuannya, supaya jalan itu mendapat perhatian pemerintah.
"Ikhtiar sudah sering, termasuk hari ini kita secara swadaya meratakan jalan dengan kerikil yang ada. Semoga ini didengar dan dilihat pemerintah. Termasuk oleh Bapak Aing (Bapak saya) Kang Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat)," tegasnya.
Warga lainnya, Saefur (42) menambahkan bahwa menutup 'kolam' di jalan tersebut dengan kerikil pun membutuhkan perjuangan yang panjang. Selain harus ada kerikilnya, perlu juga tenaga untuk mengerjakannya.
"Kami hanya bisa berusaha sebisanya dengan harapan tidak banyak orang jatuh atau terpeleset di kubangan kolam ini. Ingin kami, jalan ini segera diaspal, lebih bagus lagi dicor. Namun hal itu masih seperti mimpi karena belum terwujud," pungkasnya. (Cah/P-3)
KONDISI jalan berlubang dan rusak parah di jalur Pantura, Jawa Barat, menjadi kendala masyarakat jelang musim mudik lebaran. Dedi Mulyadi mengatakan kerusakan dari Bekasi sampai Cirebon
Bantuan lain juga diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga terdampak. Gubernur menyerahkan dana Rp10 juta untuk 34 kepala keluarga.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai 'pananggeuhan' atau tempat untuk bersandar.
SELURUH korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat akan direlokasi. Selain itu, lahan bekas longsor Cisarua akan dijadikan hutan.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, setelah terjatuh akibat jalan berlubang, Senin pagi.
Pelajar SMK Negeri 34 Jakarta tewas dalam kecelakaan tunggal yang diduga akibat jalan licin dan berlubang di Matraman. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan perbaikan jalan.
SEPANJANG 10 kilometer jalan di Kampung Bengkok, Cibatu dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengalami rusak parah hampir 15 tahun.
Kerusakan jalan tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga telah memakan banyak korban kecelakaan, termasuk merenggut nyawa salah satu anggota keluarga kepolisian setempat.
Perbaikan jalan dilakukan di sejumlah titik yang dianggap tingkat kerusakannya paling parah, sehingga mengancam keselamatan para pengguna jalan.
SUNGGUH miris nasib penyintas banjir di kawasan Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved