Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sayuran anjlok drastis usai momen Lebaran 2025 membuat sejumlah petani di Desa Suro Muncar, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, Bengkulu merasa frustrasi. Mereka kemudian nekat membuang hasil panen mereka.
Aksi petani di Bengkulu membuang sayuran hasil panen itu kemudian viral di media sosial. Dalam video itu terlihat warga di sekitar lokasi berdatangan memunguti sayuran yang berserakan.
Tampak beberapa jenis sayuran seperti buncis, tomat dan terong dibuang oleh sejumlah petani dengan menggunakan mobil pick-up. Aksi itu tentu memancing kerumunan warga sekitar, khususnya kaum perempuan yang berebut mengambil sayuran tersebut untuk dibawa pulang.
Tak hanya warga sekitar, aksi yang juga viral di media sosial tersebut juga memancing beberapa warga dari desa tetangga pun berbondong-bondong datang untuk mendapatkan sayuran gratis yang dibuang tersebut untuk dimasak di rumah.
Kepala Dusun III Desa Suro Muncar, Bentar Prapasta membenarkan bahwa aksi membuang sayuran hasil panen tersebut karena kekecewaan para petani akibat harga sayuran yang turun drastis sehingga membuat petani merugi.
Sebelumnya para petani ini sudah berusaha menjual hasil panennya, namun lantaran sepi pembeli dan harga yang tidak layak, membuat para petani memilih membuang hasil panennya.
(H-3)
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved