Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sayuran anjlok drastis usai momen Lebaran 2025 membuat sejumlah petani di Desa Suro Muncar, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, Bengkulu merasa frustrasi. Mereka kemudian nekat membuang hasil panen mereka.
Aksi petani di Bengkulu membuang sayuran hasil panen itu kemudian viral di media sosial. Dalam video itu terlihat warga di sekitar lokasi berdatangan memunguti sayuran yang berserakan.
Tampak beberapa jenis sayuran seperti buncis, tomat dan terong dibuang oleh sejumlah petani dengan menggunakan mobil pick-up. Aksi itu tentu memancing kerumunan warga sekitar, khususnya kaum perempuan yang berebut mengambil sayuran tersebut untuk dibawa pulang.
Tak hanya warga sekitar, aksi yang juga viral di media sosial tersebut juga memancing beberapa warga dari desa tetangga pun berbondong-bondong datang untuk mendapatkan sayuran gratis yang dibuang tersebut untuk dimasak di rumah.
Kepala Dusun III Desa Suro Muncar, Bentar Prapasta membenarkan bahwa aksi membuang sayuran hasil panen tersebut karena kekecewaan para petani akibat harga sayuran yang turun drastis sehingga membuat petani merugi.
Sebelumnya para petani ini sudah berusaha menjual hasil panennya, namun lantaran sepi pembeli dan harga yang tidak layak, membuat para petani memilih membuang hasil panennya.
(H-3)
KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka suap proyek.
Simak profil lengkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, mulai dari biodata, perjalanan karir sebagai pengusaha properti, hingga kabar OTT KPK.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved