Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR laut pasang (rob) di perairan utara dan cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di Pantura bagian barat hingga timur Jawa Tengah Minggu (23/3), diminta warga untuk kembali mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir di puluhan daerah di Jawa Tengah, karena cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir masih berpotensi di 24 daerah di Jawa Tengah.
Selain itu air laut pasang (rob) juga berpeluang kembali di perairan utara Jawa Tengah pada pukul 15.00-18.00 wib dengan ketinggian 90-100 centimeter, sehingga warga berada di pesisir Pantura Jawa Tengah diminta kewaspadai ancaman bencana banjir rob, Katena berdampak terganggunya aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
"Waspadai bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem berpotensi di puluhan daerah Pantura bagian barat hingga timur Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa Minggu (23/3).
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca pukul 05.30 WIB, lanjut Ferry Oktarisa, pada pagi cuaca di daerah Jawa Tengah cerah berawan-berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hutan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah tersebar tidak merata dan dengan waktu bervariasi, bagian 24 daerah berpotensi cuaca ekstrem.
Puluhan daerah di Jawa Tengah, ungkap Ferry Oktarisa, berpotensi diiabda cuaca ekstrem yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Grobogan, Kudus, Demak, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu dan Majenang.
Sedangkan daerah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, menurut Ferry Oktarisa, yakni Mungkid, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Blora, Rembang, Pati, Magelang, Surakarta, Salatiga dan Ambarawa. "Sedangkan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah hanya hujan ringan," tambahnya.
Angin dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam bertiup dari arah barat ke utara, demikian Ferry Oktarisa, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 0,5-1,25 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengungkap selain gelombang tinggi masih menjadi ancaman serius dan berisiko terhadap kegiatan pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang dan penyeberangan antar pulau, juga air laut pasang (rob) harus diwaspadai karena berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah. (H-2)
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved