Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai rawit merah di Kabupaten Badung, Bali dan sekitarnya masih bertahan di atas Rp100 ribu/kg walau sudah mengalami penurunan. Dari pantauan di sejumlah pedagang di pasar tradisional Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, harga cabai rawit Rp110 hingga Rp115 ribu/kg tergantung kondisinyaa.
“Sekarang sudah turun jadi Rp112 ribu, dibanding Sabtu (11/1) masih Rp115 ribu (per kilogram),” ujar Ayu, salah seorang pedagang, Minggu (12/1).
Harga tersebut juga tak beda jauh dengan yang dijual di Pasar Badung Denpasar, yakni seharga Rp110 ribu/kg. Tingginya cabai rawit harga ini akibat pasokan yang berkurang dibanding kebutuhan pasar.
Sementara itu harga sejumlah bahan pokok lainnya masih stabil, seperti harga daging ayam broiler Rp40 ribu/kg. Begitu juga beras premium seperti Putri Sejati Rp16 ribu/kg, sementara beraas medium seperti C4 Rp14 ribu/kg.
Begitu juga jenis bumbu-bumbuan, seperti bawang putih masih stabil Rp38 ribu/kg, bawang merah Rp40 ribu/kg. (S-1)
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Di awal Ramadan permintaan bahan pangan biasanya cenderung meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengintruksikan intervensi pasar untuk dapat mengendalikan harga kebutuhan.
Harga di Pasar Penuin, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Tos 3000 menunjukkan harga cabai rawit merah menembus Rp92.950 per kilogram.
Pemerintah kembali menegaskan komitmen menjaga harga bahan pokok tetap stabil di pasar tradisional di tengah dinamika ekonomi nasional.
MASYARAKAT di wilayah Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara mulai sedikit lega menyusul gas elpiji 3 kg mulai terdistribusi melalui pangkalan maupun operasi pasar.
Kepala Desa Bongkasa, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali berinisial KL (59) dijaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh petugas dari Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bali.
Anggota DPRD Badung dari Partai Gerindra tersebut mengatakan, kasus ini sesungguhnya tidak terjadi bila instansi lintas sektor melakukan sumonev secara berkala.
Defisit ini diperkirakan terjadi karena APBD lebih menekankan Belanja Hibah yang terus naik menjadi Rp 2,5 triliun dari PAD Rp10,2 triliun.
Dinsos Kabupaten Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga penerima manfaat antuan penanggulangan miskin ekstrem atas insiden penyaluran beras tidak layak konsumsi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved