Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jenis bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor hingga cuaca ekstrem adalah yang mendominasi dari 5.593 kejadian bencana yang melanda Indonesia sepanjang tahun 2024.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers yang digelar secara daring di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa secara keseluruhan untuk bencana banjir ada sebanyak 2.284 kejadian, tanah longsor sebanyak 933 kejadian, cuaca ekstrem sebanyak 1.432 kali kejadian, dan selebihnya adalah gempa bumi, erupsi gunung api, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, dan gelombang pasang hingga abrasi.
"BNPB bersama kementerian-lembaga terkait melakukan langkah terintegrasi dari hulu-hilir secara komprehensif mendampingi pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana, dan dari kejadian ini penanggulangannya juga ada yang dilakukan secara mampu oleh pemerintah daerah," katanya.
Menurut dia, peristiwa bencana banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem ini terjadi dipicu oleh tingginnya intensitas hujan yang mengguyur secara merata di Indonesia, dan kian diperparah oleh masifnya alih fungsi hutan atau lahan terbuka hijau hingga tidak beroperasinya sistem saluran pembuangan air.
Oleh karena itu dampak yang ditimbulkan akibat bencana hidrometeorologi tersebut kepada masyarakat pun tergolong besar. BNPB mengiventarisasi secara keseluruhan korban akibat banjir ada sebanyak 5,7 juta orang, dan untuk tanah longsor sebanyak 71 ribu orang, begitupun untuk cuaca ekstrem yang merata hampir di seluruh daerah.
"Sepanjang 2024 ada 400-an orang warga meninggal dunia. Jumlah ini meningkat dibandingkan frekuensi kejadian bencana 2023 yang berjumlah 200-an orang meninggal dunia," kata dia.
Abdul menjabarkan bahwa peristiwa bencana yang menelan korban jiwa paling banyak terjadi pada bulan Maret, Mei, dan November. Pihaknya mencatat pada bulan Maret akibat banjir dan tanah longsor totalnya ada sebanyak 45 orang meninggal dunia di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, Kabupaten Bandung Jawa Barat, Kabupaten Kudus Jawa Tengah, dan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah.
Pada bulan Mei 2024 total ada sebanyak 76 orang meninggal dunia akibat banjir, tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar-Agam Sumatera Barat, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Kemudian pada bulan November total 40 orang meninggal dunia di Kabupaten Karo - Deli Serdang di Sumatera Utara, dan Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan.
"Berkat koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dalam hal ini BNPB dan kementerian/lembaga terkait dengan pemerintah daerah maka mulai dari fase tanggap darurat bencana-fase rehabilitasi dan rekonstruksi semua bisa cepat diatasi demi mempercepat pemulihan sosial-ekonomi masyarakat," ujarnya. (Ant/Z-6)
Penanganan titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara, dipercepat agar akses masyarakat tetap aman dan lancar menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Peninjauan difokuskan pada penanganan badan jalan yang mengalami longsor, yang diperbaiki melalui pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta percepatan penanganan tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Mengulas rekam jejak kelalaian TPST Bantargebang sejak 2003 hingga tragedi landasan amblas Januari 2026 dan longsor maut Maret 2026 yang menewaskan 7 orang.
Upaya pencarian korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, masih terus berlangsung.
Gubernur Pramono Anung ungkap dampak serius penutupan Zona 4A Bantargebang bagi Jakarta. Simak langkah mitigasi hadapi 8.000 ton sampah harian.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
Pemprov Kalsel saat ini sedang menyusun sistem pengelolaan CSR terintegrasi melalui sebuah aplikasi digital
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved