Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jenis bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor hingga cuaca ekstrem adalah yang mendominasi dari 5.593 kejadian bencana yang melanda Indonesia sepanjang tahun 2024.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers yang digelar secara daring di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa secara keseluruhan untuk bencana banjir ada sebanyak 2.284 kejadian, tanah longsor sebanyak 933 kejadian, cuaca ekstrem sebanyak 1.432 kali kejadian, dan selebihnya adalah gempa bumi, erupsi gunung api, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, dan gelombang pasang hingga abrasi.
"BNPB bersama kementerian-lembaga terkait melakukan langkah terintegrasi dari hulu-hilir secara komprehensif mendampingi pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana, dan dari kejadian ini penanggulangannya juga ada yang dilakukan secara mampu oleh pemerintah daerah," katanya.
Menurut dia, peristiwa bencana banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem ini terjadi dipicu oleh tingginnya intensitas hujan yang mengguyur secara merata di Indonesia, dan kian diperparah oleh masifnya alih fungsi hutan atau lahan terbuka hijau hingga tidak beroperasinya sistem saluran pembuangan air.
Oleh karena itu dampak yang ditimbulkan akibat bencana hidrometeorologi tersebut kepada masyarakat pun tergolong besar. BNPB mengiventarisasi secara keseluruhan korban akibat banjir ada sebanyak 5,7 juta orang, dan untuk tanah longsor sebanyak 71 ribu orang, begitupun untuk cuaca ekstrem yang merata hampir di seluruh daerah.
"Sepanjang 2024 ada 400-an orang warga meninggal dunia. Jumlah ini meningkat dibandingkan frekuensi kejadian bencana 2023 yang berjumlah 200-an orang meninggal dunia," kata dia.
Abdul menjabarkan bahwa peristiwa bencana yang menelan korban jiwa paling banyak terjadi pada bulan Maret, Mei, dan November. Pihaknya mencatat pada bulan Maret akibat banjir dan tanah longsor totalnya ada sebanyak 45 orang meninggal dunia di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, Kabupaten Bandung Jawa Barat, Kabupaten Kudus Jawa Tengah, dan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah.
Pada bulan Mei 2024 total ada sebanyak 76 orang meninggal dunia akibat banjir, tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar-Agam Sumatera Barat, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Kemudian pada bulan November total 40 orang meninggal dunia di Kabupaten Karo - Deli Serdang di Sumatera Utara, dan Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan.
"Berkat koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dalam hal ini BNPB dan kementerian/lembaga terkait dengan pemerintah daerah maka mulai dari fase tanggap darurat bencana-fase rehabilitasi dan rekonstruksi semua bisa cepat diatasi demi mempercepat pemulihan sosial-ekonomi masyarakat," ujarnya. (Ant/Z-6)
Tanah longsor menutup jalan dengan ketebalan 3 meter dan panjang 7 meter. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat melakukan evakuasi dan dibantu ekskavator.
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi sejak siang hingga malam menyebabkan kolam ikan longsor menimpa rumah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Hujan dengan intensitas lebat juga diduga menyebabkan tanah longsor menerjang Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Dengan tambahan tersebut, total kantung jenazah yang diterima hingga saat ini berjumlah 55 kantung. Dari jumlah itu, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi.
Penyediaan fasilitas MCK menjadi langkah inisiatif yang selaras dengan kebutuhan dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan martabat.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
KOMISI VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanggulangan bencana
Ia menegaskan kondisi tersebut menuntut penguatan kesiapsiagaan dari berbagai sektor, terutama dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved