Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA Ekstrem di Jawa Tengah mulai berkurang, tinggal lima daerah yang berpotensi turun hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir, namun tetap diwaspadai ancaman bencana hidrometeorologi sepert longsor, angin kencang dan sambaran petir.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Senin (30/9) masih memberikan peringatan kepada warga di sejumlah daerah di Jawa Tengah untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin ribut dan sambaran petir karena cuaca ekstrem masih terjadi di lima daerah.
Meskipun berdasarkan pengamatan cuaca pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Jawa Tengah pada pagi hingga siang hari cuaca cerah berawan, namun memasuki sore hingga awal malam potensi hujan ringan hingga lebat masih akan mengguyur di sejumlah daerah dapat disertai angin kencang dan kilatan petir di pegunungan bagian barat dan bagian tengah.
Baca juga : Banjir Bandang Landa Pegunungan di Purbalingga
"Potensi hujan lebat masih terjadi di lima daerah di Jawa Tengah, sehingga warga berada di daerah itu harap mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N.
Potensi hujan lebat di lima daerah di Jawa Tengah pada sore hingga awal malam, lanjut Arif, juga dapat disertai angin kencang dan sambaran petir yakni Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung, sedangkan hujan dengan intensitas sedang di Cilacap, Kebumen, Purworejo, Mungkid, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
Hujan ringan diperkirakan juga turun, ungkap Arif, yakni di Boyolali, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Ungaran, Kajen, Slawi, Salatiga dan Ambarawa. "Daerah lainnya hanya berawan sepanjang hari ini terutama di Pantura bagian timur," imbuhnya.
Angin pada umumnya bertiup dari barat laut ke timur dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, menurut Arif, suhu udara berkisar 14-36 derajat celcius dengan tertinggi di daerah berada di Pantura dan terendah di pegunungan dan dataran tinggi, sedangkan kelembaban udara 40-95 persen. "Gelombang di perairan utara 0,2-1,5 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 1,2-2,5 meter," tambahnya. (H-2)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
“Alurnya tetap sama, hanya prosesnya disederhanakan. Bedanya, untuk dapur MBG tidak perlu diunggah ke sistem DPMPTSP,”
Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman (AMPPS) melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, di Jakarta.
Kegiatan pelatihan di Kabupaten Purbalingga ini berfokus pada pengolahan serbuk gula kelapa, dengan materi yang mencakup pengolahan produk segar menjadi dry food.
Secara politis, mengusung Tempat Lahir Soedirman bagi Purbalingga adalah langkah strategis untuk merebut kembali narasi nasional.
Penyaluran beras dilakukan tidak hanya melalui pedagang pasar, tetapi juga melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Pemkab Purbalingga bekerja sama dengan Bulog.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved