Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI properti di Bali semakin menunjukkan geliat pasca pandemi covid-19. Tren minat investasi properti dari warga asing di Pulau Dewata tersebut mengalami peningkatan pasca pandemi.
Bali tak lagi hanya dilirik sebagai rumah kedua untuk tujuan berlibur, tetapi sudah menjadi tujuan investasi.
CEO Greenwoods Group Okie Imanto menjelaskan, menyusul kesuksesan dua pembangunan hunian yang telah dikembangkan, Greenwoods Group menggandeng kembali Jimbaran Hijau dalam Kerjasama Operasional (KSO) untuk Damara Estate Jimbaran Hijau.
Baca juga : Pemerintah Genjot Peningkatan Investasi di Kaltim
“KSO ini akan memperkuat posisi Damara Estate Jimbaran Hijau sebagai hunian terbaik di Bali, karena Greenwoods group selama ini dikenal sebagai developer yang fokus utamanya adalah keberlanjutan,” ujar Okie Imanto.
Okie mengatakan, serupa dengan dua produk hunian dari Greenwoods di Bali sebelumnya, yakni Damara Village Jimbaran Hijau dan Damara Village Ubud Alaya Collection, Damara Estate Jimbaran Hijau langsung habis terjual belum lama ini.
Okie menuturkan, Damara Estate Jimbaran Hijau dibangun di lahan seluas 3,7 hektar dimana akan mencakup 68 unit rumah dan apartemen serta club house. Nantinya, proyek ini akan dimanage oleh international hospitality brand. Ada tiga tipe rumah di Damara Estate Jimbaran Hijau yaitu, Tipe Dyra, Dinara, dan Darsana.
Baca juga : Kemenperin Ganjar Penghargaan bagi Swasta Pendorong Operasional yang Berkelanjutan
“Ketiga hunian ini sudah fully furnished dan include private pool, kami buka dengan harga Rp7 miliar hingga Rp13 miliar,” paparnya. (Z-10)
Industri properti di Bali semakin menunjukkan geliat pasca pandemi covid-19. Tren minat investasi properti dari warga asing di Pulau Dewata tersebut mengalami peningkatan pasca pandemi.
Bali tak lagi hanya dilirik sebagai rumah kedua untuk tujuan berlibur, tetapi sudah menjadi tujuan investasi.
Baca juga : Prioritaskan Aspek Keberlanjutan Lewat Kemasan Aseptik Ramah Lingkungan
CEO Greenwoods Group Okie Imanto menjelaskan, menyusul kesuksesan dua pembangunan hunian yang telah dikembangkan, Greenwoods Group menggandeng kembali Jimbaran Hijau dalam Kerjasama Operasional (KSO) untuk Damara Estate Jimbaran Hijau.
“KSO ini akan memperkuat posisi Damara Estate Jimbaran Hijau sebagai hunian terbaik di Bali, karena Greenwoods group selama ini dikenal sebagai developer yang fokus utamanya adalah keberlanjutan,” ujar Okie Imanto.
Okie mengatakan, serupa dengan dua produk hunian dari Greenwoods di Bali sebelumnya, yakni Damara Village Jimbaran Hijau dan Damara Village Ubud Alaya Collection, Damara Estate Jimbaran Hijau langsung habis terjual belum lama ini.
Baca juga : Selain Bali, Ternyata 2 Wilayah Ini Juga Menarik Perhatian WNA untuk Berinvestasi
“Pertama kali jualan di BCA Expo - Jakarta di ICE BSD 16 agustus, buka 19 unit pertama sold out 30% tidak sampai sebulan,”ujarnya.
Okie menuturkan, Damara Estate Jimbaran Hijau dibangun di lahan seluas 3,7 hektar dimana akan mencakup 68 unit rumah dan apartemen serta club house. Nantinya, proyek ini akan dimanage oleh international hospitality brand.
Dijelaskan Okie, ada tiga tipe rumah di Damara Estate Jimbaran Hijau yaitu, Tipe Dyra, Dinara, dan Darsana.
“Ketiga hunian ini sudah fully furnished dan include private pool, kami buka dengan harga Rp7 miliar hingga Rp13 miliar,” paparnya. (Z-10)
Otorita IKN telah mengeluarkan 65 perjanjian kerja sama senilai sekitar Rp70 triliun untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Timur.
Kerja sama ini akan fokus pada penerapan jangka panjang teknologi artificial intelligence (AI)/kecerdasan buatan pada bidang keuangan.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Para pelaku industri meeting, incentive, convention, exhibition (MICE), terutama pameran wajib mengantisipasi dampak yang dihasilkannya terhadap lingkungan.
Versi terbaru dari Distributed Control System/sistem kontrol terdistribusi (DCS), ABB Ability™ System 800xA® 7.0, membantu operator industri melakukan modernisasi tanpa gangguan.
Konsistensi dan partisipasi aktif para karyawan serta kontraktor menjadi cerminan tumbuhnya budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja.
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
Tim Pengkaji MBG UNJ menilai keunggulan utama BLU terletak pada kemampuannya mengombinasikan fleksibilitas operasional dengan akuntabilitas yang kuat.
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved