Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan deras disertai angin kencang melanda empat desa di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Belasan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat.
"Empat desa yang terdampak adalah Desa Pendalaman, Desa Pendalaman Baru, Desa Barambai dan Desa Barambai Kolam Kanan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Suria Fadliansyah, Senin (2/9).
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian yang dialami warga diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pemda dan BPBD setempat telah melakukan penanganan darurat terhadap korban bencana angin kencang tersebut.
Baca juga : Hujan tidak Bisa Hentikan Karhutla di Kalimantan Selatan
Hingga saat ini, hujan disertai angin kencang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalsel.
Di sisi lain, kondisi kemarau juga berdampak pada maraknya kebakaran permukiman dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pada Minggu (1/9), terjadi kebakaran di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin. Api membuat bangunan Bank Sampah Kebun Bunga dan Posyandu Gawi Sasamaan 1 hangus terbakar. Kobaran api juga melahap sebagian kecil bangunan SDN Kebun Bunga 9. (Z-11)
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
BENCANA memang sering hadir tanpa memberikan ruang memilih, tetapi cara manusia meresponsnya selalu lahir dari pilihan moral dan politik.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved