Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kekeringan akibat kemarau di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) semakin parah. Saat ini, ada 7.575 keluarga atau 23.846 jiwa yang terdampak. Kemarau juga memicu krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 12 kali kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Budi Nugroho mengatakan krisis air bersih telah melanda 28 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Ke-13 kecamatan tersebut adalah Tambak, Karanglewas, Wangon, Purwojati, Patikraja dan Somagede. Selain itu adalah Rawalo, Cilongok, Kebasen, Lumbir, Ajibarang, Jatilawang dan Kalibagor.
“Jumlah warga yang terdampak sebanyak 23 ribu lebih jiwa yang tersebar di 28 desa. Umumnya, sumur dan mata air mengering pada musim kemarau saat ini,” jelas Budi pada Rabu (28/8).
Baca juga : Waspada, Kemarau di Jateng Tahun Ini Lebih Panjang
Menurutnya, pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 133 tangki atau 665 ribu liter untuk masyarakat desa yang membutuhkan. “Selain dari BPBD, warga juga mendapat pasokan air bersih dari PMI Banyumas sebanyak 44 tangki atau 220 ribu liter. Ada juga dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy sebanyak satu tangki dengan volume 5 ribu liter,” katanya.
Dikatakan oleh Budi, juga ada karhutla sebanyak 12 kali peristiwa. Karhutla tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Gumelar, Patikraja, Purwokerto Timur, Cilongok, Purwokerto Selatan, Kalibagor dan Wangon.
“Peristiwa kebakaran yang terjadi luasannya mencapai 30,9 hektare. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika membakar sampah atau membuang puntung rokok. Sehingga tidak menimbulkan kebakaran,” ujarnya.
(Z-9)
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved