Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI demontrasi atau unjuk rasa di Alun - Alun Pati, Jawa Tengah, Rabu pagi (13/8), mulai berlangsung. Puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat sudah hadir untuk menyampaikan aspirasi, sementara aparat kepolisian memberikan pengamanan dengan pendekatan humanis.
Sejumlah petugas berdiri di titik strategis, menyambut peserta yang datang dengan sapaan ramah dan arahan singkat. “Dari awal datang, saya langsung diarahkan dengan jelas. Polisi menyampaikan dengan sopan, jadi kita merasa dihargai,” kata Eti (32), salah satu peserta aksi.
Eti menilai suasana pagi ini cukup tertib. “Tidak ada ketegangan, malah seperti diajak komunikasi. Imbauan yang disampaikan membuat kami lebih paham alur kegiatan,” ujarnya.
Koko (34), peserta lainnya, juga mengapresiasi cara aparat berinteraksi. “Mereka mengingatkan peserta untuk tetap fokus pada tujuan aksi dan menjaga ketertiban. Disampaikannya santai tapi jelas,” tuturnya.
Menurut Koko, pendekatan seperti ini membantu menciptakan suasana yang kondusif. “Kalau polisi komunikasinya enak, massa juga akan menyesuaikan. Jadi dari awal sudah terasa tertib,” tambahnya.
Brigadir Indah beberapa kali memberikan imbauan melalui pengeras suara. “Bapak-Ibu yang baru bergabung, silakan menempati area yang sudah disiapkan. Mari kita pastikan kegiatan ini berjalan tertib dari awal hingga selesai,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan di tengah aksi. “Tetap fokus pada penyampaian aspirasi, hindari hal-hal yang bisa memicu kesalahpahaman,” katanya.
Eti mengaku himbauan itu membuat massa merasa lebih diarahkan. “Jadi kita tahu harus bagaimana saat aksi. Semua terasa lebih teratur,” ungkapnya.
Brigadir Indah kembali menyampaikan pesan. “Terima kasih atas kerja sama yang baik sejak pagi. Mari kita jaga suasana ini tetap damai,” ujarnya.
Koko berharap cara ini dipertahankan sampai akhir kegiatan. “Kalau dari awal sampai selesai komunikasinya seperti ini, saya yakin aksi bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (H-4)
GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Lutfhi, menyatakan bahwa pemerintahan di Kabupaten Pati, saat ini sudah kondusif pasca kerusuhan demo tuntut penurunan Bupati Pati, Sudewo.
KAPOLRESTA Pati, Kombes Jaka Wahyudi, didampingi Kasidokkes dan Kasihumas, membesuk enam korban kerusuhan yang terjadi saat aksi penyampaian aspirasi di Pati pada Rabu (13/8).
GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengambil langkah tegas menyikapi polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250% di Kabupaten Pati yang memicu protes warga.
AKSI unjuk rasa atau demo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/9) berlangsung ricuh. Para pedemo menjebol pintu gerbang Pendopo Kabupaten Pati
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved