Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tengah, memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan kepada 2.379 warga binaan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) provinsi itu.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar mengatakan, remisi tersebut adalah kado kemerdekaan untuk para warga binaan di saat perayaan hari kemerdekaan RI ke-79 tahin 17 Agustus lalu.
“Remisi tersebut sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik warga binaan selama menjalani masa pembinaan di masing-masing LP,” kata Hermansyah dalam keterangannya yang diterima pada Selasa (20/8).
Baca juga : Peringati HUT RI, 349 Warga Binaan Lapas Sorong Terima Remisi
Menurut Hermansyah, dari 2.379 warga binaan yang menerima remisi, 2.366 di antaranya menerima remisi umum I, tujuh mendapatkan remisi umum II yang berarti langsung bebas, dan enam anak di LP Anak juga menerima remisi.
Ia menjelaskan, penerima remisi tersebar di pelbagai LP se Sulteng. “Lapas Palu mencatat jumlah terbanyak dengan 602 penerima, diikuti Rutan Donggala dengan 274 penerima. Yang menarik, tujuh warga binaan dari Lapas Luwuk, Palu, dan Donggala akan langsung menghirup udara kebebasan berkat remisi umum II,” ungkapnya.
Hermansyah menekankan, bahwa proses pemberian remisi tahun ini dilakukan dengan lebih ketat. "Kami mempertimbangkan pelbagai aspek seperti perilaku, prestasi, dan partisipasi dalam program pembinaan. Ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk penghargaan atas upaya mereka untuk menjadi lebih baik," tegasnya.
Baca juga : Pj Gubernur Babel Serahkan SK Remisi HUT ke-78 RI di Lapas Pangkalpinang.,
Lebih lanjut, Hermansyah menegaskan, bahwa pemberian remisi dilakukan tanpa diskriminasi dan praktik pungutan liar.
"Ini adalah hak mereka, dan kami memastikan prosesnya berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku," ujarnya.
Pemberian remisi itu diharapkan tidak hanya menjadi 'hadiah' semata, tetapi juga motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. "Kami berharap ini menjadi dorongan bagi mereka untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang lebih baik," tandasnya.
Momen pemberian remisi ini menjadi simbol bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan oleh mereka yang berada di luar jeruji besi, tetapi juga memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang dalam proses pembinaan.
Ini adalah bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang berjuang untuk kembali ke jalan yang benar. (Z-6)
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Filosofi siaga sebelum bencana harus menjadi budaya kerja sekaligus budaya hidup
ATLET asal Sulawesi Tengah, Brigpol Akyko Micheel Kapito, dipastikan memperkuat tim nasional Teqball Indonesia pada Sea Games Thailand 2025.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Program restorasi kendaraan ini telah membuahkan prestasi, di mana beberapa motor yang telah direstorasi warga binaan berhasil memenangkan kontes restorasi motor.
Karya warga binaan dari 24 lapas tampil di Bali Fashion Trend 2026 melalui program Beyond Beauty. Menteri Agus Andrianto dorong reformasi pemasyarakatan berbasis kolaborasi industri fashion.
Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengungkapkan bahwa warga binaan di salah satu lapas di Aceh Tamiang, dilepaskan saat banjir menerjang.
Warga Binaan Mengikuti Pelatihan Pengecatan dan Revitalisasi Fasilitas Lapas
Lapas Kelas I Makassar melatih WBP keterampilan menjahit untuk membekali mereka dengan kemampuan produktif agar mandiri setelah bebas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved