Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN ribu warga di 196 desa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dilanda kekeringan karena musim kemarau Panjang. Kekeringan kali ini dirasakan lebih parah dibandingkan tahun lalu. Saat ini, warga terpaksa mencari sumber air bersih hingga masuk ke hutan dan menyaring air sungai.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, hujan tidak pernah turun di Kabupaten Blora sejak dua bulan terakhir. Sumur di ratusan desa mengering, volume air sungai juga menyusut drastic.
Sebagian warga mencoba menggali sumur dangkal di sawah untuk mendapatkan satu hingga dua ember air bersih per hari. Sebagian yang lain pasrah menunggu bantuan pemerintah, instansi atau relawan.
Baca juga : BPBD Padang Distribusikan 96 Ton Air Bersih kepada Warga Korban Kekeringan
"Kami terpaksa mencari air hingga 2 kilometer masuk hutan menggunakan motor untuk mendapatkan dua jerigen air bersih," kata Triyono, warga Randublatung.
Hal serupa juga diungkapkan Musno, warga Hepin. Ia mengaku harus menggali sungai yang mengering untuk memperoleh air. Meskipun hasilnya tidak banyak, itu cukup untuk memenuhi kebutuhan 5 hingga 7 keluarga.
Bagai yang menunggu bantuan, mereka harus sabar dengan pasokan yang hanya diantar dua kali sepekan.
"Setiap pekan ada dua kali bantuan air bersih yang datang. Kami menunggu di ujung kampung untuk mengambil bantuan yang dikirim dengan truk tangki itu," tutur Wagini, warga Kunduran.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Mulyowati mengatakan desa yang dilanda kekeringan meningkat dibandingkan tahun lalu. Saat ini berdasarkan catatan BPBD, ada 196 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Di tahun sebelumnya hanya 185 desa yang terdampak. (Z-11)
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal di sebagian besar wilayah Indonesia dan berlangsung lebih kering dari normal.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung penyediaan sarana air bersih di sejumlah wilayah di Indonesia.
Upaya pengiriman air bersih untuk warga di wilayah Lopon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berubah mencekam setelah sopir truk tangki menjadi sasaran tembakan
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved