Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang telah mendistribusikan 96 ton air bersih kepada ribuan Kepala Keluarga (KK) Kota Padang yang dilanda kekeringan akibat musim kemarau panjang yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Pendistribusian air bersih mulai dilaksanakan sejak 27 Juli lalu. Bantuan disalurkan di tiga kecamatan terdampak kekeringan, yaitu Kecamatan Lubuk Begalung dengan jumlah penerima 607 KK, Kecamatan Padang Selatan 361 KK, dan Kecamatan Lubuk Kilangan 368 KK.
"Untuk Kecamatan Lubeg kita sudah mendistribusikan 56 ton air bersih, Kecamatan Padang Selatan 26 ton, dan Kecamatan Lubuk Kilangan sebanyak 16 ton air bersih," ujar Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Jumat (9/8).
Baca juga : Sumber Mata Air Kering, Ratusan KK di Kota Padang Krisis Air Bersih
Dia menyebut bahwa dalam pendistribusian air bersih pihaknya bekerja sama dengan PDAM Kota Padang. Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Kota Padang, total titik pendistribusian air bersih sudah dilakukan di 21 titik.
Untuk Kecamatan Lubuk Begalung, titik pendistribusian adalah di Kelurahan Pegambiran dan Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX. Untuk Kecamatan Padang Selatan di Kelurahan Batang Arau, Kelurahan Rawang, Kelurahan Bukit Gado-gado, dan Kelurahan Teluk Bayur. Selanjutnya, untuk Kecamatan Lubuk Kilangan pendistribusian dilakukan di Kelurahan Padang Besi.
Terkait minimnya curah hujan di Kota Padang, pihak BPBD tetap mengimbau warga untuk lebih efisien dalam menggunakan air. Warga Kota Padang yang butuh bantuan air bersih selama musim kemarau dapat menghubungi nomor telepon 085891522181 dengan cara mengirimkan surat permintaan pendistribusian air bersih dari kelurahan atau kecamatan melalui via WhatsApp.
"Surat permintaan ini jadi bukti pelaporan dan kegiatan BPBD Kota Padang dalam pendistribusian air bersih," tandasnya. (Z-11)
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved