Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Warga Perumahan Buana Vista, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, akhirnya bisa tersenyum lega. Setelah 14 tahun mengalami kesulitan air bersih, kini harapan mereka mulai terwujud.
Permasalahan air di perumahan tersebut mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Anang Adhan. Pada Februari 2025 lalu, Anang turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi aliran air di kawasan itu.
Hasil kunjungan tersebut ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Pihak Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam mulai mengerjakan proyek interkoneksi pipa berdiameter 500 mm di kawasan Bundaran Bandara Hang Nadim Batam sejak 18 Juli 2025.
“Syukurlah sudah mulai dikerjakan. Dan targetnya selesai 10 Agustus. Hari ini progresnya sudah 30 persen,” ujar Anang Adhan, politisi Partai Gerindra, Kamis (24/7).
Menurut dia, pembangunan jaringan interkoneksi ini akan memperlancar distribusi air ke tiga perumahan yang selama ini terdampak, yakni Buana Vista, Bukit Raya, dan Griya Nusa Permai (GNP).
“Ini memang menjadi prioritas saya. Tiga perumahan ini sudah 14 tahun kesulitan air. Insyaallah setelah proyek ini rampung, aliran air akan normal seperti perumahan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih di Kota Batam.
“Sesuai arahan Kepala BP Batam Bapak Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Ibu Li Claudia Chandra, pelayanan air di Batam harus maksimal. Tidak boleh ada masyarakat yang tidak terlayani, meskipun butuh waktu untuk menjangkau seluruh wilayah,” kata dia.
Dengan dimulainya proyek interkoneksi ini, warga berharap akses air bersih di wilayah Batam Kota segera pulih dan berjalan normal seperti di wilayah lain. (H-1)
Sepanjang triwulan IV 2025, hipertensi tercatat sebagai penyakit terbanyak yang ditangani fasilitas kesehatan, dengan mayoritas penderitanya merupakan perempuan.
Sejumlah warga mengeluhkan demam yang disertai pegal, nyeri pada persendian, hingga rasa tidak nyaman pada tubuh.
Sebagai kota industri dan perdagangan internasional, Batam sangat dipengaruhi oleh fluktuasi kurs, terutama Dolar Singapura (SGD) dan Dolar Amerika Serikat (USD).
Pengembangan jaringan gas dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam Program Prioritas Nasional untuk memperkuat kemandirian energi.
Kepala BMKG Hang Nadim Batam, Ramlan, sebelumnya menjelaskan hujan lebat yang terjadi dipicu oleh aktivitas awan konvektif yang cukup intens di wilayah Kepulauan Riau.
Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam memperkuat komitmen mewujudkan Batam sebagai Kota Layak dan Ramah Anak melalui pengesahan Perda tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved