Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pancaroba Picu Gangguan Kesehatan Warga Batam

Hendri Kremer
23/12/2025 21:58
Pancaroba Picu Gangguan Kesehatan Warga Batam
Warga menggunakan masker dan jaket untuk melindungi diri dari cuaca tak menentu saat masa pancaroba.(ISTIMEWA)

Cuaca tak menentu atau masa pancaroba yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir memicu meningkatnya gangguan kesehatan di kalangan masyarakat Kota Batam. Perubahan suhu ekstrem, dari panas terik pada siang hari hingga hujan yang turun tiba-tiba, menyebabkan banyak warga mengalami flu, batuk, dan demam.

Sejumlah warga mengeluhkan demam yang disertai pegal, nyeri pada persendian, hingga rasa tidak nyaman pada tubuh. Kondisi ini diduga berkaitan dengan menurunnya daya tahan tubuh akibat perubahan cuaca yang drastis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan peningkatan keluhan kesehatan tersebut merupakan fenomena yang lazim terjadi saat memasuki masa peralihan musim.

“Dalam kondisi cuaca seperti sekarang, cukup banyak masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan dengan keluhan flu, batuk, demam, hingga pegal-pegal. Namun masyarakat tidak perlu panik, cukup tetap waspada dan menjaga kesehatan,” katanya, Selasa (23/12).

Menurut dia, perubahan suhu yang ekstrem dapat memengaruhi sistem imun tubuh sehingga membuat masyarakat lebih rentan terserang penyakit. Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh menjadi langkah utama dalam menghadapi masa pancaroba.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat Batam khususnya di daerah pesisir untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mencukupi waktu istirahat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, serta rutin melakukan aktivitas fisik ringan.

Selain itu, warga diimbau untuk tetap memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Langkah sederhana seperti rutin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan rumah, serta mengenakan masker saat sakit atau berada di lokasi keramaian dinilai efektif untuk menekan risiko penularan penyakit.

“Apabila mengalami flu atau batuk, sebaiknya menggunakan masker agar tidak menularkan kepada orang lain. Meski sederhana, langkah ini cukup efektif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi yang tidak kunjung turun, nyeri hebat, atau keluhan yang berlangsung lebih dari tiga hari.

“Pemeriksaan sejak awal sangat penting agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat,” tambahnya.

Selama pancaroba, Dinas Kesehatan Batam memastikan seluruh puskesmas dan rumah sakit siap melayani pemeriksaan serta pengobatan bagi masyarakat. (H-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik