Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

9 Gejala Demensia yang Sering Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari, Waspadai Tanda Awalnya

Abi Rama
17/11/2025 13:38
9 Gejala Demensia yang Sering Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari, Waspadai Tanda Awalnya
Dembilan gejala demensia yang umum terjadi.(Dok. Freepik)

DEMENSIA adalah gangguan kesehatan yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengingat, berpikir, hingga berperilaku. Kondisi ini berkembang secara bertahap, sehingga penting bagi keluarga maupun orang terdekat untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini.

Berikut sembilan gejala demensia yang umum terjadi, dikutip dari Alzheimer’s Association.

1. Mudah Lupa hingga Mengganggu Aktivitas Harian

Ciri awal demensia adalah sering lupa terhadap informasi yang baru diterima. Penderita mungkin mengulang pertanyaan yang sama, lupa tanggal penting, atau mulai bergantung pada catatan dan pengingat. Aktivitas sederhana yang dulu bisa dilakukan sendiri perlahan menjadi sulit.

2. Sulit Merencanakan atau Menyelesaikan Masalah

Perubahan kemampuan berpikir menyebabkan penderita sulit mengikuti langkah-langkah dalam sebuah rencana atau bekerja dengan angka. Contohnya, bingung mengikuti resep masakan atau membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tagihan bulanan.

3. Kesulitan Melakukan Tugas yang Sudah Familiar

Tugas yang sebelumnya dilakukan secara rutin mendadak terasa membingungkan. Pergi ke lokasi yang sering dikunjungi, membuat daftar belanja, atau memainkan permainan favorit menjadi tantangan tersendiri.

4. Bingung dengan Waktu dan Tempat

Banyak penderita kehilangan orientasi waktu dan tempat. Mereka bisa lupa hari, tanggal, atau bulan, bahkan tidak ingat sedang berada di mana dan bagaimana sampai di lokasi tersebut.

5. Gangguan Penglihatan dan Membaca Situasi

Demensia dapat memengaruhi kemampuan visual, termasuk membaca, menilai jarak, atau membedakan warna. Kondisi ini membuat penderita rentan kehilangan keseimbangan atau salah memperkirakan jarak saat mengemudi.

6. Kesulitan Berbicara atau Menulis

Penderita kerap berhenti tiba-tiba saat berbicara karena lupa apa yang ingin disampaikan. Mereka dapat mengulang kata yang sama, sulit menemukan istilah yang tepat, atau menyebut benda dengan nama yang salah.

7. Sering Salah Menaruh Barang dan Sulit Menemukannya Kembali

Barang sering diletakkan di tempat tidak biasa, seperti kunci di dalam kulkas atau dompet di kamar mandi. Saat hilang, penderita kesulitan menelusuri langkah sebelumnya dan mungkin menuduh orang lain mengambil barang tersebut.

8. Penurunan Kemampuan Menilai dan Membuat Keputusan

Penderita bisa salah dalam mengelola uang, kurang memperhatikan kebersihan diri, atau membuat keputusan yang tidak logis. Hal-hal penting yang dulu diperhatikan kini sering terabaikan.

9. Menarik Diri dari Aktivitas Sosial

Kesulitan berkomunikasi dan mengikuti percakapan membuat penderita menarik diri dari pekerjaan, hobi, dan kegiatan sosial. Mereka merasa tidak nyaman berada di lingkungan ramai dan lebih memilih menyendiri.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Gejala Demensia?

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan dini. Diagnosis demensia hanya dapat ditegakkan oleh tenaga medis melalui serangkaian pemeriksaan, seperti:

  • Tes memori dan kemampuan berpikir
  • Pemeriksaan fisik dan neurologis
  • Tes darah
  • CT scan atau MRI untuk melihat kondisi otak

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah gejala tersebut benar merupakan demensia atau disebabkan kondisi lain, seperti stres, depresi, infeksi, atau kekurangan vitamin. (Alzheimer’s Association/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik