Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim pancaroba dari kemarau menjadi penghujan, sejumlah daerah di Jawa Tengah berpotensi dilanda cuaca ekstrem, mengantisipasi bencana banjir yang sudah menjadi langganan Pemerintah Kota Semarang membangun 1.000 titik sumur resapan.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (10/8) cuaca mendung sejak pagi terjadi di Jawa Tengah dan memasuki siang sejumlah daerah diguyur hujan, Hal ini diperkirakan karena saat ini sedang memasuki masa pancaroba dari cuaca kemarau ke penghujan, bahkan dalam beberapa hari kedepan potensi cuaca ekstrem melanda daerah di Jawa Tengah.
Sementara itu menghadapi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir, sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Demak, Grobogan, Kudus, Pati, Kendal, Batang dan Pekalongan mulai meningkatkan kewaspadaan terutama daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin puting beliung.
"Setelah puncak kemarau pada Agustus ini cuaca akan memasuki periode pancaroba, kemudian langsung beralih ke awal musim hujan yang dapat meningkatkan ekstrem, sehingga diminta warga untuk waspada bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Noor Jannah
Kondisi cuaca di Jawa Tengah cenderung lebih basah, lanjut Noor Jannah, kondisi itu berbeda dibandingkan 3-7 hari sebelumnya yang relatif kering, yang dipengaruhi beberapa gangguan atmosfer, karena adanya gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang sedang aktif di wilayah Jawa Tengahvdan bibit siklon tropis di barat daya Sumatera turut mengubah pola angin.
Menurut Noor Jannah musim kemarau tahun ini lebih singkat dengan curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu dan di Jawa Tengah kemarau dimulai secara bertahap sejak Mei di sejumlah wilayah, memasuki puncaknya pada Agustus, sehingga pada masa pancaroba ini perubahan dari cerah menjadi hujan lebat, disertai angin kencang. Bahkan, hujan es akibat awan kumulonimbus juga perlu diwaspadai.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan menghadapi kondisi perubahan cuaca itu, Pemkot Semarang bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Universitas Diponegoro (UNDIP) dan melibatkan sejumlah instansi infrastruktur, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan tim perencanaan teknis lainnya membangun 1.000 titik sumur resapan.
"Langkah pembangunan 1.000 titik sumur resapan difokus di sejumlah kawasan seperti Gunungpati, Mijen, Ngaliyan, Banyumanik, Tembalang dan Gajahmungkur.ini untuk menanggulangi banjir," ujar Agustina Wilujeng Pramestuti Minggu (10/8).
Pada kawasan menjadi fokus pembangunan sumur resapan, ungkap Agustina Wilujeng Pramestuti, karena kawasan atas yang dinilai masih memiliki daya serap tanah cukup tinggi, kemudiay kawasan bagian bawah akan dibantu dengan program yang lain seperti pembuatan biopori setiap rumah.
Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Musyafak mengungkapkan menghadapi kondisi perubahan cuaca saat ini, kesiagaan terhadap bencana terutama banjir terus dikakukan sekaligus dengan pembenahan bersabar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah seperti normalisasi sungai dan menyiapkan pompa air di sejumlah titik rawan.
"Demak rawan banjir karena ada bejasan sungai merupakan bagian hilir, sehingga ketika hujan lebat di daerah hulu (Semarang) Demak yang tertimpa banjir," tutur Agus Musyafak.
Hal serupa juga diungkapkan Kepala BPBD Grobogan Wahyu Tri Darmawanto bahwa menghadapi perubahan cuaca terjadi di Jawa Tengah memasuki musim penghujan mendatang selain kesiagaan banjir, sejumlah pencegahan juga dilakukan oleh Pemkab Blora bersama Pemrov Jawa Tengah serta instansi terkait.
Pembedahan yang paling vital, demikian Wahyu Tri Darmawanto, adalah penguatan tanggul sungai seperti Sungai Tuntang, karena selama ini banjir di daerah ini terjadi akibat limpahan air dari hulu yang merusak tanggul. "Selain banjir Grobogan juga rawan angin puting beliung," tambahnya. (H-1)
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BMKG menyepakati bahwa kemampuan lingkungan dalam merespons air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir.
Jepang telah menjadikan geosains sebagai basis pengambilan keputusan tertinggi.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, memberikan peringatan keras kepada seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek normalisasi tiga sungai akan dimulai tahun ini menyusul terjadinya banjir hebat di Jakarta beberapa hari terakhir.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
Langkah seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) hanyalah satu dari sekian instrumen penanganan, bukan solusi tunggal.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved