Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WEST Java Back-Arc Thrust (WJBT) atau Sesar Dorong Busur Belakang Jawa Barat adalah sistem sesar dorong yang membentang di belakang busur vulkanik Jawa. Jalurnya memanjang dari Subang - Purwakarta - Karawang - Bekasi hingga Jawa Tengah, dan merupakan bagian dari sistem Java Back-Arc Thrust.
Aktivitas tektonik di WJBT muncul akibat penunjaman miring (oblique subduction) Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia (Sunda). Akibatnya, terbentuk lipatan dan sesar dorong yang masih aktif hingga sekarang.
Berdasarkan data BMKG dan kajian geologi, potensi gempa di WJBT cukup besar:
Gempa dangkal dengan magnitudo di bawah 5 cukup sering terjadi di wilayah Bekasi, Subang, hingga Karawang. Contoh terbaru adalah gempa Bekasi Rabu (20/8) kemarin (M4,7-4,9) yang oleh BMKG dikaitkan langsung dengan aktivitas WJBT.
Segmen besar seperti Sesar Baribis-Kendeng dan Sesar Cimandiri berpotensi memicu gempa hingga M6,8. Dengan kedalaman dangkal (<20 km), guncangannya bisa merusak infrastruktur dan permukiman.
Jika terjadi pergeseran besar atau beberapa segmen patah bersamaan, magnitudo gempa bisa mencapai sekitar 7,0. Walau jarang, kemungkinan ini tetap masuk skenario dalam peta sumber gempa nasional.
West Java Back-Arc Thrust adalah salah satu sumber gempa aktif di Jawa Barat dengan potensi magnitudo hingga 6,8-7,0. Mengingat letaknya yang dekat dengan kawasan urban, gempa dari sistem ini bisa menimbulkan dampak serius.
Karena itu, mitigasi bencana, penguatan bangunan tahan gempa, dan kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk mengurangi risiko. (Z-10)
Sumber:
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved